Penyesalan Pelatih Barito Putera Kalah dari Persela Lamongan di Stadion 17 Mei Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN -- Gol semata wayang tersebut dicetak Dendy Sulistyawan melalui sundulan pada menit ke-80 mengubur mimpi Barito Putera untuk menang di kandang.
Pelatih Barito Putera, Hendri Susilo menyayangkan penyelesaian akhir perjuangan tim saat melawan Persela Lamongan.
PS Barito Putera harus mengakui keunggulan Persela Lamongan dengan skor tipis 0-1 pada pekan keempat Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (4/10).
Tim berjuluk Laskar Antasari itu mencatatkan 56 persen penguasaan bola berbanding 44 persen milik Persela Lamongan.
Dari sisi peluang, Barito Putera juga lebih agresif dengan melepaskan 17 tembakan.
Baca Juga Link Live Skor Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup Malam Ini: Selangkah Menuju Sejarah
Baca Juga Shin Tae-yong Sebut Persija Miliki Kekuatan Penuh Lawan PSIM Yogyakarta
Namun, hanya lima yang mengarah tepat ke gawang dan tidak satupun berbuah gol.
Sementara itu, Persela Lamongan mampu memaksimalkan peluang yang didapat.
Laskar Joko Tingkir mencatatkan sembilan tembakan, dengan empat di antaranya tepat sasaran.
Salah satunya berbuah gol kemenangan melalui sundulan Dendy via skema tendangan pojok.
Hendri Susilo menilai, anak asuhnya sudah menjalankan instruksi dan rencana permainan dengan baik.
Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat dominasi tersebut tidak berbuah gol.
"Kami kalah, memang kalah. Tetapi, apa yang dilakukan pemain-pemain menurut saya sudah berjalan sesuai instruksi dan rencana. Cuma yang jadi masalah, dari sekian banyak peluang kami tidak bisa cetak gol, terutama babak pertama," ujar Hendri.
Menurutnya, Persela justru mampu memanfaatkan peluang yang mereka miliki.
Kondisi tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan pekan keempat Pegadaian Championship 2025/27.
"Persela Lamongan hanya satu-dua peluang, bisa jadi gol. Itu masalahnya," imbuhnya. (Wartabanjar.com/ileague)