Dandim Tabalong Tekankan Pengabdian dan Sinergi dengan Rakyat
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dandim 1008/Tabalong, Letkol Inf Alexander Allan Primadi, menegaskan pentingnya memperkuat semangat pengabdian, profesionalisme, dan soliditas prajurit dalam momentum peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Hal tersebut disampaikan Alex, seusai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Nanggala Makodim 1008/Tabalong, Senin (05/10/2026).
Menurutnya, peringatan HUT TNI tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk merefleksikan kembali tugas dan tanggung jawab prajurit dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
"Semoga peringatan HUT ke-81 TNI ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat semangat pengabdian, profesionalisme, dan soliditas prajurit, serta meningkatkan sinergi dengan seluruh komponen bangsa," ujar Alex
Ia juga menekankan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat, menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah.
"Dengan semangat TNI kuat bersama rakyat, mari kita terus jaga persatuan dan kesatuan, serta bersama-sama berkontribusi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," katanya.
Upacara HUT ke-81 TNI di Kodim 1008/Tabalong diikuti para perwira staf, Danramil jajaran serta prajurit Kodim 1008/Tabalong.
Baca Juga: Raperda Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro Tabalong Rampung, Segera Dibawa ke Paripurna
Baca Juga: 16 Tim Sepak Bola Kecamatan Memperebutkan Piala Bupati-Wabup Tabalong
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Dandim, ditegaskan bahwa kepercayaan masyarakat kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian para prajurit dan ASN TNI.
Kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga melalui dedikasi, loyalitas, profesionalisme dan integritas dalam menjalankan setiap tugas.
Panglima TNI juga mengingatkan, makin kuat dan modern kemampuan TNI, semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban.
Karena itu, peningkatan kemampuan TNI harus diiringi dengan penguatan kompetensi, kesiapan dan profesionalisme prajurit, sesuai bidang tugas masing-masing.
Dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang, prajurit TNI dituntut tetap berpegang pada jati diri, menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan serta melindungi seluruh kekayaan Nusantara.