Tim SAR Kalteng Kembali Temukan Dua Korban Kapal Virgo di Pantai Seruyan
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Tim SAR Gabungan kembali menemukan dua korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di pesisir Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, Minggu (4/10/2026).
Kedua korban ditemukan Search and Rescue Unit (SRU) Darat Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya saat melakukan penyisiran di pantai Seruyan.
Penemuan ini menjadi bagian dari operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kapal PT Virgo Karya Shipping, yang masih dilakukan Tim SAR Gabungan.
Setelah ditemukan, kedua korban dievakuasi menggunakan kapal cepat RIB 02 Palangkaraya menuju Pos TNI AL Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Baca juga: Keluarga Pertanyakan 55 Korban Kapal Virgo yang Masih Hilang, Basarnas Hentikan Penyelaman
Baca juga: Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin Ditutup untuk Angkutan Barang Mulai 7 Oktober 2026
Selanjutnya, kedua korban diserahkan kepada tim terkait untuk menjalani proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Kepala Basarnas Banjarmasin I Putu Sudayana menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terus bekerja melakukan pencarian, baik melalui jalur laut maupun darat.
Ia menegaskan operasi SAR akan terus dilaksanakan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia serta memperkuat koordinasi antarpihak di lapangan.
Dengan ditemukannya dua korban di Seruyan, hasil pencarian korban KM Virgo Transport 8 terus bertambah.
Namun, operasi SAR masih berlangsung.
Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah wilayah yang menjadi lokasi pencarian, baik di laut maupun darat.
Operasi tersebut melibatkan Basarnas, TNI, Polri, serta berbagai potensi SAR lainnya.
Sementara itu, identitas kedua korban yang ditemukan masih menunggu hasil proses identifikasi dari tim terkait.
Kapal Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang dari Surabaya menuju Banjarmasin terbalik kemudian tenggelam di Laut Jawa pada Minggu (13/09/2026).
Hingga operasi pencarian dan evakuasi hari ke-21, Sabtu (3/10/2026), dari 243 orang, tim SAR berhasil mengevakuasi 188 korban, dengan rincian 108 selamat dan 80 meninggal dunia.
Sementara itu 55 orang masih dalam pencarian. (wartabanjar.com)