WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mengembangkan budidaya perikanan masyarakat melalui bantuan sarana produksi hingga bibit.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan usaha pada sektor budidaya ikan.

Untuk itu Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Tabalong melalui anggaran APBD induk 2026 menyiapkan sejumlah bantuan. 

Di antaranya paket pengembangan dan pencetakan kolam sebanyak 20 unit.

Baca juga: Turnamen Voli Karya Muda Cup II Diikuti 21 Klub dari 3 Provinsi

Baca juga: Masak Air di Belakang Rumah Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Desa Lokbatu Tabalong Jadi Arang

Selain itu, DKP3 Tabalong mengembangkan budidaya ikan menggunakan kolam terpal dengan sistem bioflok melalui inovasi Ikam-Tren atau Perikanan Masuk Pesantren.

Pada APBD Perubahan 2026, DKP3 Tabalong juga menyiapkan bantuan kolam terpal serta 4.000 bibit ikan lokal jenis haruan.

Bantuan tersebut akan difokuskan bagi masyarakat di wilayah selatan Tabalong.

Kepala Bidang Perikanan DKP3 Tabalong Agus Norrahman berharap bantuan pemerintah dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat penerima.

"Harapannya dengan adanya bantuan pemerintah melalui kepemimpinan Pak Bupati Muhammad Noor Rifani dan Pak Habib Taufan, kami berharap Tabalong bisa menjadi titik sentral produksi perikanan," ujar Agus, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, optimisme tersebut didukung dengan pengembangan pasar ikan di Tabalong yang terus dibenahi.

Perbaikan pasar ikan, kata Agus, turut memperlancar arus distribusi komoditas perikanan yang masuk dan keluar dari Tabalong.

"Kita lihat arus distribusi barang yang masuk dan keluar melalui pasar ikan ini memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan pembudidaya ikan kita di Tabalong," katanya.

Agus juga menyebut peningkatan produksi perikanan pada semester pertama 2026 mulai memberikan dampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat sektor perikanan.

"Pada tahun 2026 ini, di semester pertama itu terjadi peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat perikanan," ujarnya.

Selain memberikan bantuan sarana dan bibit, DKP3 Tabalong juga memberikan pelatihan kepada belasan pembudidaya ikan dalam mengembangkan budidaya ikan haruan.