Penumpang Angkutan Gratis Pelajar di Tabalong Naik Jadi 600 Orang, Trayek Diperpanjang
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Jumlah pelajar yang memanfaatkan layanan angkutan gratis milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meningkat pada tahun ajaran 2026-2027.
Jika sebelumnya digunakan sekitar 500 pelajar, kini bertambah sekitar 100 siswa menjadi 600 pelajar.
Peningkatan jumlah pengguna terjadi di tiga wilayah layanan, yakni wilayah tengah, selatan, dan utara Tabalong.
Kabid Angkutan dan Multimoda Dishub Tabalong Makarius Djatmiko mengatakan, peningkatan tersebut terjadi seiring bertambahnya kebutuhan transportasi pelajar pada tahun ajaran baru.
Baca juga: Jalan Nan Sarunai Tabalong Resmi Jadi Lokasi CFD, Digelar Setiap Sabtu
Baca juga: Tim Pengawasan Orang Asing Gelar Operasi Gabungan Imigrasi di Tabalong
"Penambahan jumlah layanan ini karena meningkatnya jumlah pelajar di tahun ajaran baru. Untuk kesiapan operasional yang kami miliki, akan terus kami optimalkan untuk bisa menjawab permintaan-permintaan yang ada semaksimal mungkin," ujar Makarius, Senin (14/9/2026).
Berdasarkan data Dishub Tabalong, pengguna layanan di wilayah tengah bertambah 50 siswa.
Sementara wilayah selatan bertambah 30 siswa dan wilayah utara meningkat 20 siswa.
Peningkatan jumlah penumpang tersebut diikuti dengan penyesuaian trayek angkutan gratis pelajar.
Di wilayah tengah, misalnya, trayek yang sebelumnya melayani rute Kota Tanjung menuju Desa Kitang kini diperpanjang hingga Pasar Mahe.
Sedangkan di wilayah selatan, trayek yang sebelumnya berangkat dari Kelua diperpanjang hingga Desa Muara Harus.
Penyesuaian juga dilakukan di wilayah utara dengan menambah layanan menjadi dua ritase.
Langkah tersebut dilakukan agar kapasitas angkutan tetap dapat mengakomodasi peningkatan jumlah pelajar yang menggunakan layanan gratis tersebut.
Dishub Tabalong berharap optimalisasi trayek dan penambahan ritase dapat memperluas akses pelajar terhadap transportasi umum, khususnya bagi siswa yang membutuhkan angkutan untuk pergi dan pulang sekolah.
Dishub juga akan menyesuaikan layanan berdasarkan perkembangan kebutuhan di lapangan.
Dengan bertambahnya jumlah pengguna dari sekitar 500 menjadi 600 pelajar, layanan angkutan gratis diharapkan tidak hanya membantu mobilitas siswa, tetapi juga memberikan akses transportasi yang lebih mudah bagi pelajar di wilayah utara, tengah, dan selatan Tabalong. (wartabanjar.com)