WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Tiga bulan pamungkas tahun anggaran 2026, Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto mendesak seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bergerak lebih cepat menuntaskan berbagai program kerja.

Dalam apel di kantor bupati, Pelaihari, Senin (5/10/2026) pagi, Rahmat mengingatkan agar penyerapan anggaran tidak lagi menumpuk di hari-hari terakhir menjelang tutup tahun.

Peringatan tegas itu disampaikan Rahmat guna mencegah kebiasaan lama dalam birokrasi yang kerap memacu belanja daerah secara mendadak pada akhir tahun. 

Baca juga: Polsek Banjarmasin Barat Lacak Pembuang Bayi di Cempaka Raya, Selidiki CCTV Warga

Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Petani yang Meninggal di Lahan Terbakar Hapulang HST: 

Menurutnya, ritme kerja yang terburu-buru justru berisiko merusak kualitas pembangunan dan memicu persoalan administratif dalam laporan pertanggungjawaban.

"Yang belum terealisasi, segera kita realisasikan. Jangan sampai nanti November dan Desember baru kejar-kejaran serapan anggaran. Percepatan harus tetap dibarengi ketelitian agar tidak mengorbankan kualitas pekerjaan maupun menimbulkan persoalan dalam pertanggungjawaban anggaran," kata Rahmat.

Salah satu yang menjadi perhatian Rahmat adalah menaikkan kelas RSUD H Boejasin Pelaihari dari rumah sakit tipe C menjadi tipe B.

Caranya adalah memperluas daya tampung serta melengkapi sarana medis.

"Mari kita tingkatkan layanan rumah sakit kita. RSUD H Boejasin yang sekarang tipe C, kita naikkan menjadi tipe B," katanya.

Pembenahan di sektor kesehatan juga menyasar pada ketepatan sasaran penerima jaminan sosial. 

Rahmat menginstruksikan Sekretaris Daerah bersama Dinas Kesehatan untuk menyisir dan memverifikasi ulang seluruh data warga penerima bantuan BPJS Kesehatan yang dibiayai APBD. 

Langkah ini agar anggaran daerah benar-benar melindungi warga kurang mampu dan tidak meleset ke pihak yang tidak berhak.

"Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan justru tidak ter-cover. Kita harus memastikan data yang kita bayar itu benar-benar jelas dan tepat sasaran," tegasnya.

Krisis air bersih akibat kekeringan di sejumlah kawasan Tanah Laut juga tak luput dari sorotan.