Satgas Karhutla Kobar Terkendala BBM, Bupati Minta Bantuan Pengusaha dan Pertamina
WARTABANJAR.COM, PANGKALAN BUN - Tidak hanya masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang kesulitan membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kobar pun kesulitan mendapatkan BBM.
Mendengar keluhan ini, Bupati Nurhidayah meminta Pertamina turun tangan memberi kemudahan kepada armada pemadam.
Hal ini karena tim penanganan karhutla harus bergerak cepat dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Baca juga: Karhutla Dekati Permukiman di Gambut Kabupaten Banjar, Tim Gabungan Padamkan Api Selama Tiga Jam
Baca juga: Belasan Orang Diperiksa, Polisi Telisik Kematian Siswa MTs Al Furgan Banjarmasin di Kemah Akbar
"Pertamina ini untuk lebih mempermudah akses kalau teman-teman ini membutuhkan untuk mengisi. Jangan sampai dipersulit, apalagi sampai ngantri," kata Nurhidayah, Rabu (9/9/2026).
Keluhan didapat saat Nurhidayah meninjau Posko Induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar dan kesiapan dapur umum, Selasa (8/9/2026).
Bupati juga meminta perhatian perusahaan dan pengusaha meski sejumlah dukungan logistik telah diterima dari berbagai pihak.
"Kami saat ini butuh supporting-nya," tegasnya.
Perusahaan di sekitar lokasi karhutla diminta membantu pasokan BBM untuk mendukung mobilitas pemadam.
“Untuk ketersediaan pangan tim yang bertugas di lapangan, alhamdulillah sudah lebih dari cukup. Namun, yang sangat kita perlukan saat ini adalah dukungan BBM demi kelancaran mobilitas Tim Satgas menuju lokasi karhutla. Kami berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Kobar dapat berkontribusi dan bahu-membahu menyuplai kebutuhan BBM ini,” ujar Nurhidayah.
Selain memastikan dukungan operasional bagi petugas, Nurhidayah kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan maupun perkebunan dengan cara membakar. Pencegahan dari tingkat masyarakat dinilai penting untuk menekan munculnya titik api baru dan mencegah karhutla meluas. (wartabanjar.com)