WARTABANJAR.COM - Pola makan juga berpengaruh saat kulit berjerawat tidak hanya hormon, produksi minyak berlebih, faktor genetik, atau stres.

Simak tips sehat makanan yang harus dihindari dan dikonsumsi saat kulit berjerawat.

Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pola makan tertentu dengan jerawat, terutama makanan dengan indeks glikemik tinggi.

Sementara itu, hubungan antara konsumsi produk susu dan jerawat masih terus diteliti.

Berikut daftar makanan dan minuman yang harus dihindari saat kulit berjerawat :

1. Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Makanan tinggi gula termasuk kelompok yang sebaiknya dibatasi jika Kamu sedang mengalami jerawat. Contohnya:

Minuman bersoda dan minuman manis

Teh atau kopi dengan banyak gula

Permen

Donat dan kue manis

Biskuit

Sereal dengan kandungan gula tinggi

Baca Juga Tips Sehat Konsumsi Vitamin Saat Kabut Asap untuk Jaga Imun

Baca Juga Makanan Sehat Baik Dikonsumsi Saat Kabut Asap Melanda

Makanan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Pola makan dengan beban glikemik tinggi diduga dapat memengaruhi insulin, faktor pertumbuhan seperti IGF-1, produksi sebum, serta proses peradangan yang berkaitan dengan munculnya jerawat.

2. Karbohidrat Olahan

Bukan berarti semua karbohidrat harus dihindari. Yang perlu diperhatikan adalah jenis dan porsinya.

Roti tawar putih, nasi putih dalam jumlah besar, keripik kentang, kentang goreng, serta berbagai makanan berbahan tepung olahan termasuk makanan dengan indeks glikemik relatif tinggi.

Sebagai alternatif, Kamu dapat memilih sumber karbohidrat yang lebih kaya serat seperti oatmeal, kacang-kacangan, sayuran, dan biji-bijian utuh.

Pola makan dengan indeks glikemik lebih rendah dalam beberapa penelitian dikaitkan dengan jumlah jerawat yang lebih sedikit.

3. Susu Sapi

Susu sapi merupakan salah satu makanan yang cukup sering dibahas dalam kaitannya dengan jerawat.

Beberapa penelitian menemukan hubungan antara konsumsi susu sapi dan peningkatan risiko jerawat, termasuk pada susu rendah lemak dan susu skim.