WARTABANJAR.COM - Minuman seperti kopi susu, boba, teh manis, minuman cokelat, atau minuman berenergi, sebagian besar mengandung gula dan kalori yang cukup tinggi.

Minuman tinggi kalori dapat menjadi teman ketika tubuh membutuhkan tambahan energi, misalnya setelah bekerja berat atau saat tidak sempat makan. 

Masalah muncul ketika minuman tinggi kalori dikonsumsi setiap hari. Simak tips sehat di bawah ini. 

Satu gelas kopi susu atau boba ukuran sedang dapat mengandung sekitar 250–500 kalori, setara dengan sepiring nasi dan lauk.  

Kalori dari minuman biasanya tidak memberikan rasa kenyang yang bertahan lama sehingga seseorang tetap makan seperti biasa. 

Baca Juga Tips Sehat Berjemur di Pagi Hari Juga Bisa Atasi Mood

Baca Juga Tips Sehat 3 Waktu Terbaik Makan Buah untuk Jaga Imunitas Tubuh

Akibatnya, jumlah kalori yang masuk menjadi berlebihan.             

Jika kebiasaan ini berlangsung terus-menerus, akibatnya berat badan dapat meningkat dan risiko obesitas, diabetes melitus tipe 2, tekanan darah tinggi, serta penyakit jantung ikut meningkat. 

Risiko tersebut lebih besar pada pegawai yang banyak bekerja sambil duduk dan kurang melakukan aktivitas fisik.   

Tips sehatnya batasi konsumsi minuman manis, pilih ukuran kecil, kurangi gula, hindari terlalu banyak topping seperti boba, krim, atau sirup, dan jadikan air putih sebagai minuman utama setiap hari. 

Susu rendah lemak tanpa gula tambahan, teh tanpa gula, atau infused water juga dapat menjadi pilihan yang lebih sehat.      

Selain memperhatikan minuman, pegawai juga dianjurkan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, membawa botol minum sendiri, dan membiasakan membaca informasi nilai gizi pada kemasan minuman. 

Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Jadi, minuman tinggi kalori bukanlah musuh, tetapi juga bukan teman yang boleh dikonsumsi tanpa batas.