Tips Sehat 5 Makanan yang Dihindari Saat Kulit Berjerawat
Namun, hasil penelitian mengenai produk susu secara keseluruhan masih belum konsisten. Bahkan, American Academy of Dermatology menyebut belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa yoghurt atau keju meningkatkan jerawat.
Karena itu, tidak semua orang yang berjerawat perlu berhenti mengonsumsi susu. Jika Kamu merasa jerawat lebih sering muncul setelah mengonsumsi susu, Kamu dapat mencatat pola tersebut dan mendiskusikannya dengan dokter atau ahli gizi.
4. Makanan Ultra-Proses
Makanan ultra-proses seperti makanan ringan kemasan, makanan cepat saji, dan produk dengan kandungan gula serta karbohidrat olahan tinggi sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Bukan berarti makanan tersebut secara langsung menyebabkan jerawat. Namun, pola makan yang didominasi makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan dapat berkontribusi pada pola makan dengan beban glikemik tinggi yang berpotensi memperburuk jerawat pada sebagian orang.
5. Apakah Cokelat Harus Dihindari?
Cokelat sering dianggap sebagai penyebab jerawat. Padahal, hubungan keduanya belum dapat disimpulkan secara sederhana.
Produk cokelat yang tinggi gula dan lemak memang dapat menjadi bagian dari pola makan yang kurang ideal. Namun, menyalahkan cokelat sebagai satu-satunya penyebab jerawat tidak didukung bukti yang cukup kuat.
Makanan yang dianjurkan saat berjerawat:
Sayuran dan buah
Kacang-kacangan
Biji-bijian utuh
Sumber protein berkualitas
Air putih
(Wartabanjar.com/klik dokter)