Tips Sehat Jaga Organ Pernapasan untuk Tingkatkan Sistem Imun
WARTABANJAR.COM - Menjaga organ pernapasan sangat penting untuk menjaga sistem imun melawan infeksi dan menjaga tubuh tetap bugar, Kamis (3/9/2026).
Bagi warga di pulau Kalimantan yang sedang dilanda kabut asap, menjaga organ pernapasan jadi tantangan tersendiri.
Simak tips sehat untuk menjaga organ pernapasan dengan cara konsisten menerapkannya.
Berikut ini adalah kebiasaan baik yang bisa dilakukan demi menjaga kesehatan organ pernapasan:
1. Tidak merokok dan menghindari asap rokok
Tidak merokok dan menghindari asap rokok merupakan langkah utama untuk menjaga kesehatan organ pernapasan.
Asap rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya, seperti tar, nikotin, dan karbon monoksida, yang dapat merusak jaringan paru-paru dan saluran napas.
Baca Juga Tips Sehat Konsumsi Vitamin Saat Kabut Asap untuk Jaga Imun
Baca Juga Makanan Sehat Baik Dikonsumsi Saat Kabut Asap Melanda
Paparan asap rokok, baik sebagai perokok aktif maupun perokok pasif, dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit serius, seperti kanker paru, bronkitis kronis, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan asma.
2. Berolahraga secara rutin
Rutin berolahraga, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang, bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ pernapasan.
Aktivitas ini dapat melatih dan memperkuat otot-otot pernapasan, meningkatkan kapasitas paru-paru, serta memperlancar proses pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam tubuh.
Dengan olahraga teratur, paru-paru akan bekerja lebih efisien sehingga Anda tidak mudah merasa sesak napas saat beraktivitas.
Olahraga ringan selama 30 menit sehari sudah memberikan efek positif bagi kesehatan paru-paru.
3. Menjaga berat badan ideal
Memiliki berat badan yang ideal juga termasuk cara menjaga kesehatan organ pernapasan.
Pasalnya, kelebihan berat badan dapat menekan diafragma dan paru-paru, sehingga proses bernapas menjadi lebih berat dan napas terasa pendek.
Kondisi ini juga meningkatkan risiko terjadinya sleep apnea dan asma, karena lemak berlebih di area dada dan perut bisa menghambat pergerakan udara dalam saluran napas.
4. Menggunakan masker di lingkungan berpolusi