Keberadaan Eks Bupati Nunukan Tak Diketahui, Rumahnya Digeledah Kejagung
WARTABANJAR.COM, NUNUKAN - Hingga Kamis (24/9/2026) tidak diketahui dimana eks Bupati Nunukan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Asmin Laura Hafid.
Banyak pihak mencari bupati periode 2016–2021 dan 2021–2024 itu setelah rumahnya digeledah tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu, (23/9/2026) malam.
Kasi Intel Kejari Nunukan, Arga Bramantyo membenarkan soal penggeledahan tersebut.
"Yang melakukan penggeledahan Tim Kejagung, saya hanya membantu mengawal dan mengamankan. Untuk masalah publikasi dan pemberitaan lengkapnya, nanti akan dirilis oleh Kejagung," kata Arga Bramantyo seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (24/9/2026).
Baca juga: 16 Jenazah Korban Kapal Virgo Masih Diidentifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin
Baca juga: Tim SAR Gabungan Kembali Evakuasi 14 Korban Kapal Virgo
"Kalau untuk rumah yang digeledah, benar yang ada di Jalan Baru, Selisun (Nunukan)," imbuhnya.
Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nunukan juga tidak luput dari penggeledahan.
Rumah dan kantor tersebut merupakan satu dari beberapa alamat yang digeledah terkait dugaan kasus korupsi batu bara.
Hal ini dikatakan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna, Kamis.
Dalam keterangannya, Anang mengatakan tim Jampidsus juga menggeledah kantor PT Central Cipta Murdaya (CCM) di Cikini Raya Nomor 78 Jakarta.
Tim juga menggeledah rumah mantan kepala dinas Kaltara, yang beralamat di Kabupaten Bulungan.
Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita dokumen dan barang bukti elektronik.
Kendati demikian, dia tidak menjelaskan lebih lanjut terkait kasus tersebut.
Anang hanya memastikan penggeledahan itu dilakukan secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (wartabanjar.com)