Bupati Tanah Laut Realisasikan Janji, Jalan Poros, Internet, hingga Bidan Desa Hadir di Desa Salaman
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Komitmen Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto untuk membangun infrastruktur perdesaan secara bertahap kini mulai membuahkan hasil.
Pengaspalan jalan poros sepanjang 1,6 kilometer di Desa Salaman, Kecamatan Kintap, resmi dikerjakan mulai Senin, 7 September 2026, seiring dengan perluasan akses telekomunikasi di wilayah tersebut.
Langkah ini menjadi bukti nyata upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Kehadiran jalan baru dan fasilitas internet ini disambut sukacita oleh masyarakat setempat, terutama anak-anak yang kini dapat menikmati akses transportasi dan konektivitas digital yang lebih baik dari sebelumnya.
Janji ini sebenarnya sudah disampaikan Bupati Rahmat Trianto sejak tahun lalu, saat bertemu dengan Pj Kepala Desa Salaman dalam sebuah rekaman video.
Ketika itu, ia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan jalan yang layak sekaligus memperluas keterjangkauan sinyal bagi warga desa.
"Saudara ku di desa Salaman, insya Allah dalam waktu dekat akan dibangun jalan. Bukan hanya jalan, insya Allah jaringan internet mungkin awal bulan sudah dibangun towernya mohon doanya, dan bertahap ke aspal," ungkap H. Rahmat Trianto.
Baca Juga: Cegah ISPA Akibat Karhutla, Mahasiswa Politala Sediakan Bantuan Medis
Baca Juga: Satpol PP Tanah Laut dan Pemerintah Kecamatan Pelaihari Razia Tiga Warung Remang-Remang
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Tanah Laut, Dwi Hadi Putra, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik pengaspalan langsung difokuskan pada ruas jalan, yang sebelumnya belum pernah tersentuh aspal.
"Panjang penanganan 1,6 kilometer, beruapa Aspal Laston Lapis Aus (AC-WC) selebar 4 meter dan tebal 6 sentimeter. Target kami satu minggu ini selesai," kata Dwi Hadi Putra.
Ia menambahkan, penanganan infrastruktur jalan di kawasan ini akan terus dilanjutkan secara bertahap, pada tahun anggaran berikutnya.
"Ini kita tangani yang belum pernah diaspal, tahun depan kita anggarkan lagi, mudahan lancar," ujar Dwi Hadi Putra.