Karhutla Banjar Capai 1.192 Hektare, Kejadian Harian Mulai Menurun
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan mulai menunjukkan perkembangan.
Dalam beberapa hari terakhir, jumlah kejadian harian yang ditangani petugas menurun dibanding sebelumnya.
Kondisi tersebut terjadi di tengah akumulasi lahan terdampak karhutla yang sejak status siaga darurat bencana ditetapkan telah mencapai 1.192 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha mengatakan, dalam sehari kejadian yang sebelumnya bisa mencapai delapan hingga 10 kasus kini berada di kisaran empat kejadian.
“Dalam satu hari ada sampai delapan, sepuluh kejadian, hari ini tadi ada empat kejadian. Turun dan bisa dikendalikan,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (5/9/2026).
Baca Juga Murid TK di Banjarmasin Tak Boleh Bawa Pulang MBG, Wajib Makan Sebelum Batas Waktu
Status siaga darurat bencana sendiri ditetapkan Pemerintah Kabupaten Banjar sejak 15 Juli 2026.
Sejak saat itu, BPBD mencatat luasan lahan yang terdampak terus dihimpun dalam data penanganan karhutla.
“Sejak kita menetapkan status siaga darurat bencana kabupaten, total jumlah lahan yang terdampak adalah 1.192 hektare. Itu sesuai dengan data yang kami miliki,” tambahnya.
Meski jumlah kejadian berkurang, pemadaman di sejumlah lokasi tetap membutuhkan upaya ekstra.
Kondisi medan dan tutupan lahan membuat petugas tidak selalu dapat menjangkau seluruh titik dengan mudah.
Wasis menyebut semak, tanaman galam dan pepohonan tinggi menjadi bagian dari kondisi lapangan yang harus dihadapi saat proses pemadaman.
“Sejauh bisa dijangkau selang, kita tetap upayakan pemadaman,” tuturnya.
Karakter lahan gambut juga membuat penanganan tidak cukup hanya memastikan api di permukaan padam.
Wasis menjelaskan bara yang tertinggal di dalam tanah dapat kembali memicu kebakaran ketika kondisi mendukung.
“Kita tahu sendiri lahan gambut itu kita padamkan sekarang, bisa jadi besoknya nyala lagi, karena mungkin airnya kurang meresap ke dalam. Tapi itu tantangan kita,” ucapnya.