WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kepedulian terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan berbagai pihak.

Salah satunya 134 Group bersama sejumlah mitra yang turun langsung membantu penanganan karhutla di kawasan Jalan Baru Bandara Syamsudin Noor, Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Koordinator Lapangan kegiatan sosial peduli karhutla, Eko, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk bakti sosial sekaligus dukungan terhadap upaya pemadaman di sejumlah titik rawan karhutla.

“Peduli karhutla. Kita dari 134 Group dan mitranya,” ujar Eko saat ditemui di lokasi, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut telah berlangsung selama beberapa hari.

Personel diterjunkan secara bergiliran untuk membantu proses penanganan karhutla di lapangan.

Selain personel, dukungan juga diberikan melalui penyediaan armada tangki air.

Baca Juga Sepuluh Korban Kapal Virgo Kembali Dievakuasi, Tim SAR Gabungan Terus Sisir Laut Jawa

Baca Juga Kebakaran Indrasari Kabupaten Banjar, Polisi Ungkap Dugaan Pencurian Solar Jadi Pemicu

Satu unit water tank yang digunakan memiliki kapasitas sekitar 40.000 liter untuk mendukung kebutuhan pemadaman.

“Kalau di sini sama yang di sana juga ada sekitar 20-an personel,” jelasnya.

Eko menyebut kegiatan sosial tersebut untuk sementara dilakukan setiap hari dengan sistem rolling personel.

Selain membantu pemadaman, keberadaan tim di lapangan juga menjadi bagian dari aksi sosial untuk mendukung para relawan yang masih berjibaku menangani karhutla.

Ia pun mengajak seluruh relawan yang berada di lapangan agar tetap menjaga semangat dalam menjalankan tugas.

“Yang pasti bakti sosial. Tetap semangat,” pesannya.

Di tengah kegiatan, hujan sempat turun di sekitar lokasi.

Namun, menurut Eko, intensitas hujan yang turun masih sedikit sehingga belum memberikan dampak berarti terhadap proses penanganan karhutla.

“Sedikit (hujan), belum ada membantu,” katanya.

Kegiatan peduli karhutla ini menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat dan pihak swasta dalam menghadapi ancaman kebakaran lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Banjarbaru.

Tim pun tetap disiagakan secara bergiliran untuk membantu penanganan di lapangan. (Wartabanjar.com)