Kapolda Cup 2026 Hari ke-13, 87 Tim Bersaing Cari Bibit Muda Sepak Bola Kalsel
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Turnamen sepak bola Kapolda Cup 2026 memasuki hari ke-13 pelaksanaan di Lapangan Sepak Bola Brimob Kalsel, Jalan Ahmad Yani Km 31, Guntung Payung, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (25/9/2026).
Wakil Ketua Panitia Kapolda Cup 2026, Iptu M Karnadi Syah, mengatakan kompetisi yang digelar dalam rangka HUT ke-81 Korps Brimob Polri tersebut diikuti sebanyak 87 tim dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
“Total pesertanya ada 87,” ujar Karnadi saat ditemui di lokasi pertandingan, Jumat.
Menurutnya, pertandingan menggunakan sistem gugur sehingga setiap laga menjadi penentu bagi tim untuk melanjutkan perjalanan dalam turnamen.
Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan PSSI, termasuk dalam penyediaan perangkat pertandingan dan wasit.
Karnadi menyebut peserta datang dari berbagai kabupaten/kota di Kalsel.
Baca Juga Kebakaran Indrasari Kabupaten Banjar, Polisi Ungkap Dugaan Pencurian Solar Jadi Pemicu
Baca Juga Harga Pertalite Naik per 26 September Viral di Medsos, Kementerian ESDM: Bohong
Beberapa di antaranya berasal dari daerah yang cukup jauh, seperti Tabalong dan Tanah Bumbu.
Selama 13 hari pertandingan berlangsung, panitia belum menemukan kejadian yang mengganggu jalannya kompetisi.
Perselisihan antarpemain di lapangan masih dalam batas wajar dan tidak berkembang menjadi keributan di luar pertandingan.
Ia menegaskan seluruh peserta telah dibekali aturan melalui technical meeting.
Selain ketentuan panitia dan wasit, pertandingan juga mengacu pada regulasi PSSI yang disepakati sebelum kompetisi berlangsung.
“Selama ini mereka konsekuen dengan aturan-aturan itu. Kami berharap ke depannya juga tetap konsekuen dengan apa yang telah disepakati dalam technical meeting,” katanya.
Kapolda Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga diarahkan sebagai wadah pencarian pemain muda potensial yang nantinya dapat mendukung perkembangan sepak bola Kalimantan Selatan.
Hal tersebut turut dirasakan Putra Sandaga FC asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pelatihnya, Arif, mengatakan turnamen menjadi ruang bagi pemain muda untuk menyalurkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.
“Alhamdulillah bagus turnamen ini diadakan, jadi anak-anak bisa tersalur bakatnya,” ujar Arif.