WARTABANJAR.COM, BANJAR - Polisi mengungkap motif pembunuhan yang menewaskan penata rias salon Yung di Jalan Ramania Kelurahan Jawa Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Kapolres Banjar, AKBP Fadli mengatakan, motif ekonomi menjadi penyebab utama perampokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. 

"Pelakunya ada dua orang dengan status suami istri, inisial H dan M, dua-duanya warga Banjar dan Banjarbaru," katanya dihadapan awak media, Sabtu (5/9/2026). 

Kejadian ini, jelas Kapolres bermula pada Minggu  (30/8/2026) lalu.

Kedua pelaku berpura-pura ingin potong rambut di salon Yung yang diketahui milik korban. 

Saat itu, diketahui salon Iyung akan tutup.

Namun, pelaku memaksa masuk dengan alasan ingin memotong rambut.

Baca Juga Penata Rias Tewas di Kelurahan Jawa Kabupaten Banjar, Polisi Dalami Indikasi Curas

Baca Juga Kronologi Dugaan Pembunuhan di Kelurahan Jawa Kabupaten Banjar, Penata Rias 70 Tahun Ditemukan Bersimbah Darah

Saat itu, korban sedang sendirian di rumah sembari menyemir rambutnya. 

Korban sempat meminta salah seorang pelaku menyemirkan rambutnya di bagian belakang telinga korban. 

Tiga menit berlalu, pelaku berdiri dan berteriak sambil mendekati korban sembari berkata

"Aku sudah bosan hidup seperti ini, dimana perhiasan Kamu".

Belum sempat menjawab, korban langsung ditikam menggunakan senjata tajam ke arah dada sebelah kanan korban. 

"Korban sempat melakukan perlawanan, pelaku lainnya lantas menikam korban berkali hingga mengenai tangan dan leher korban. 

Korban sempat berteriak meminta tolong namun, salah satu pelaku menutup mulut korban dan menggorok leher korban hingga meninggal dunia. 

"Korban mengalami luka tusuk sebanyak 10 tusukan dan satu gorokan di bagian leher, " ujarnya. 

Adapun beberapa barang bukti yang diamankan berupa satu pasang anting, satu buah cincin emas, satu buah kalung perak dengan mata dari batu, satu senjata tajam dan tiga buah smartphone.