1.573 Nasabah Aktif di Bank Sampah Murakata HST, Layanan Jemput Sampah Paling Banyak
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Bank Sampah Murakata (BSM) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan mencatat 1.573 nasabah yang tersebar di lima unit layanan.
Dari jumlah tersebut, layanan penjemputan menjadi kategori dengan nasabah terbanyak.
Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) HST menunjukkan, layanan penjemputan tercatat memiliki 780 nasabah.
Disusul nasabah perorangan sebanyak 604 orang dan kategori SKPD/tim sebanyak 189 nasabah.
BSM 002 Matang Ginalon menjadi unit dengan jumlah nasabah terbanyak, yakni 546 orang.
Rinciannya 129 nasabah perorangan, 37 nasabah SKPD/tim dan 380 nasabah layanan penjemputan.
Berikutnya, BSM Unit Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat 488 nasabah.
Jumlah tersebut terdiri dari 355 nasabah perorangan dan 133 nasabah SKPD/tim.
Baca Juga Sepuluh Korban Kapal Virgo Kembali Dievakuasi, Tim SAR Gabungan Terus Sisir Laut Jawa
Baca Juga Harga Pertalite Naik per 26 September Viral di Medsos, Kementerian ESDM: Bohong
BSM 004 Mandingin memiliki 439 nasabah, dengan 31 nasabah perorangan, delapan SKPD/tim dan 400 nasabah layanan penjemputan.
Sementara BSM 003 Benawa mencatat 51 nasabah, terdiri dari 48 nasabah perorangan dan tiga SKPD/tim.
Adapun BSM 005 Pasar Keramat memiliki 49 nasabah, yakni 41 perorangan dan delapan SKPD/tim.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3K) DLH HST, Muhammad Fadillah, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi sampah sejak dari sumbernya.
“Pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya, sehingga perubahan perilaku masyarakat dapat berkembang menjadi budaya,” kata Fadillah, Jum’at (25/9/2026).
Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya masyarakat.
Perangkat daerah, kecamatan, kelurahan hingga pemerintah desa juga memiliki peran dalam membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah.
Keberadaan lima unit Bank Sampah Murakata dengan 1.573 nasabah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat memilah sampah sebelum masuk ke sistem pembuangan akhir. (wartabanjar.com/*)