Profil Gus Kikin: Ulama Sekaligus Pengusaha Jadi Ketua Umum Baru PBNU, Cicit Pendiri NU
WARTABANJAR.COM, JOMBANG - Jabatan ketua umum PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) berganti, dari Gus Yahya ke Gus Kikin.
Hasil mekanisme AHWA (Ahlul Halli wal ‘Aqdi) yang beranggotakan 9 ulama memilih Gus Kikin (KH Abdul Hakim Mahfud) sebagai ketua umum baru PBNU periode 2026-2031.
Sebelumnya, peserta Muktamar Ke-35 NU, Senin (31/8/2026) pagi memutuskan melalui pemungutan suara, lima calon ketua umum yang diserahkan ke AHWA untuk dipilih sebagai ketua umum PBNU.
Mereka adalah Gus Kikin dengan perolehan 472 suara, KH Zulfa Mustafa 262 suara, KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) 261 suara, petahana KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) 258 suara dan KH Abdul Ghofar Rozin (Gus Rozin) 155 suara.
Mekanisme AHWA dipilih setelah 73 persen muktamirin secara resmi menyepakati perubahan mekanisme pemilihan ketua umum PBNU.
Hasilnya, AHWA memilih Gus Kikin menggantikan Gus Yahya.
Sebelumnya, AHWA juga telah memilih kembali KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU.
Rais Aam memimpin Dewan Syuriah sementara Ketua Umum mengetuai Dewan Tanfidziyah PBNU.
Baca Juga: Profil Sosok Rais Aam KH Miftachul Akhyar, AHWA dan Ketua Umum PBNU
Mengutip Wikipedia, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang lebih akrab disapa Gus Kikin lahir pada 17 Agustus 1958.
Dia adalah seorang ulama dan pengusaha asal Jombang, Jatim.
Gus Kikin merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng sepeninggal KH Salahuddin Wahid yang wafat pada 2020.
Pada 10 Januari 2024 ia ditunjuk sebagai pejabat (pj) Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur menggantikan KH Marzuqi Mustamar.
Sebelumnya pada 2022, ia juga diangkat sebagai salah satu Ketua PBNU untuk masa khidmat 2022-2027.
Gus Kikin adalah putra pasangan KH Mahfudz Anwar dan Hj Abidah Ma'shum.
Dari jalur ibu, Gus Kikin merupakan cicit KH Hasyim Asy'ari, pendiri NU.
Abdiah Ma'shum merupakan anak dari Hj Khoiriyah Hasyim, putri sulung KH Hasyim Asy'ari.
Ayahnya, Mahfudz Anwar (12 April 1912 – 20 Mei 1999), merupakan pendiri Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang.