Kisah "Mobil Goyang" Pak Polisi, Diintip Anak-anak, Digerebek Warga Lalu Diperiksa Propam
WARTABANJAR.COM, TANJUNGBALAI - Beginilah jadinya kalau sudah tidak dapat menahan nafsu syahwat secara benar.
Mobil pun dijadikan tempat mesum seorang polisi dengan seorang perempuan.
Akibatnya, mobil yang diparkir di area Rusunawa pun bergoyang dan menarik perhatian anak-anak yang sedang bermain.
Mereka lalu beramai-ramai mengintip. Melihat ada adegan orang dewasa di dalam mobil, anak-anak itu lantas memanggil warga.
Penggerebekan pun terjadi. Belakangan diketahui pria di dalam mobil itu bernama Bripda SAS, personel Sabhara Polres Tanjungbalai, Sumut.
Sementara sang perempuan, diakui Bripda SAS adalah pacarnya.
Saat dihubungi, Kasi Humas Polres Tanjungbalai, Ipda Muhammad Ruslan, mengungkapkan kasus tersebut sedang diperiksa oleh Propam.
"Benar ia personel polisi, kini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polres Tanjungbalai," kata Ruslan, Jumat (16/9/2026).
Dikatakannya, apabila ditemukan dua alat bukti maka Bripda SAS akan menjalani penempatan khusus (Patsus) selama 30 hari.
Ruslan juga mengungkapkan kejadian tidak terpuji itu dilakukan Bripda SAS di area Rusunawa Kisaran, Kamis (15/9/2026) sekira pukul 21.00 WIB.
Adapun barang bukti sementara adalah mobil Toyota Rush putih bernomor polisi BK 1244 MOR.
Baca Juga: BPOM Investigasi Misteri Skin Booster Berbahan "Kulit Mayat"
Baca Juga: Kronologi Duel Jukir vs Wakar di Depan SPBU Basirih Banjarmasin, Tewas Gegara Nasi Bungkus
Sementara petugas keamanan Rusunawa Kisaran, mengungkapkan saat digerebek, oknum polisi tersebut berupaya melarikan diri dengan menghidupkan mobilnya untuk keluar dari area rusunawa.
Namun, warga sigap menutup pagar gerbang rusunawa sehingga mobil tidak bisa keluar.
"Kondisinya sudah tidak berpakaian," katanya.
Sebagai petugas keamanan, pria ini mengaku sering melihat mobil tersebut keluar masuk rusunawa.
Infonya, perempuan yang berada di dalam mobil adalah penghuni rusunawa, tetapi bukan penyewa.
"Kami sudah menelepon pengelola rusunawa agar mengecek hubungan perempuan tersebut dengan penyewa rumah," katanya. (wartabanjar.com/berbagai sumber)