Kabut Asap Jalan Trikora Banjarbaru, Pengguna Jalan Keluhkan Pernapasan Sesak
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah ruas jalan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (31/8/2026) pagi.
Salah satu kawasan yang terdampak adalah Jalan Trikora, Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang.
Pantauan di lapangan, asap tampak pekat menyelimuti badan jalan.
Jarak pandang pengguna jalan menjadi terbatas, sementara aroma asap cukup kuat dan menusuk hingga terasa pada saluran pernapasan.
Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat yang melintas pada pagi hari terasa kurang nyaman.
Pengendara sepeda motor terlihat melaju dengan lebih hati-hati karena pandangan ke depan tidak sejernih biasanya.
Baca Juga Tumbang Nusa Kalteng Memanas, Api Karhutla Kepung Jalur Banjarmasin-Palangka Raya
Baca Juga Satgas Darat Sebulan Lebih Basahi Hutan Lindung Banjarbaru, Titik Api Kembali Muncul Setelah
Tak hanya pengguna kendaraan roda dua, pengendara mobil juga mengaku masih dapat mencium aroma asap meski berada di dalam kabin kendaraan.
Ahmad, salah seorang pengguna jalan, mengatakan kondisi udara pada pagi itu terasa sangat mengganggu pernapasan.
“Asapnya sangat terasa, menusuk ke pernapasan. Walaupun menggunakan mobil, aroma asap tetap masuk dan tercium,” ujar Ahmad.
Pekatnya asap juga membuat suasana pagi di sepanjang ruas jalan tersebut terlihat berkabut.
Pepohonan, bangunan maupun kendaraan di kejauhan tampak samar tertutup lapisan asap.
Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah, kondisi ini menjadi perhatian tersendiri, khususnya bagi pengguna jalan yang memiliki aktivitas perjalanan pada pagi hari.
Kabut asap yang menyelimuti kawasan Liang Anggang dan sekitarnya juga menjadi pengingat bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan tidak hanya dirasakan di lokasi kebakaran, tetapi dapat mengganggu kualitas udara serta kenyamanan masyarakat di wilayah yang terdampak asap.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika jarak pandang menurun akibat asap.
Penggunaan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan juga dapat menjadi langkah perlindungan diri selama kondisi udara masih dipenuhi asap. (Wartabanjar.com)