WARTABANJAR.COM,BANJARBARU – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Jalan Sidomulyo Raya, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Rumah tersebut dihuni sekitar delapan orang dari satu keluarga. 

Saat kebakaran terjadi, sebagian penghuni berada di rumah, sementara Bowo, anak pertama pemilik rumah, sedang berada di tempat kerja.

"Kalau saya lagi di tempat kerja. Yang di rumah itu ibu sama adiknya ibu di dapur," ujar Bowo saat ditemui di lokasi.

Baca juga: Kabut Asap Tebal di Pengayuan Banjarbaru, Jarak Pandang Pengendara Terbatas

Baca juga: Tabrakan di Simpang Empat Samsat Banjarbaru Subuh Tadi, Mobil Box dan Hyundai Ringsek

Bowo menuturkan, api pertama kali diketahui muncul dari bagian atas kamar yang berada di bagian depan rumah.

Api kemudian dengan cepat membesar karena bangunan rumah banyak menggunakan material kayu.

Proses kebakaran berlangsung sekitar satu jam. 

Sementara petugas pemadam kebakaran tiba sekitar 30 menit setelah kejadian dilaporkan.

"Kurang lebih sekitar setengah jam (pemadam datang)," katanya.

Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unit pemadam dari berbagai wilayah, di antaranya Banjarbaru, Landasan Ulin, Liang Anggang, Martapura hingga Banjarmasin.

Bowo yang juga merupakan anggota pemadam kebakaran mengatakan, dirinya mendapat informasi mengenai kebakaran rumah keluarganya melalui telepon dari rekan sesama petugas.

"Saya ditelepon rekanan Damkar, katanya rumah ibu kebakaran. Saya langsung ke sini," ujarnya.

Ia mengatakan tidak ada korban jiwa maupun penghuni rumah yang mengalami luka. 

Namun, seorang warga yang ikut membantu proses penanganan sempat mengalami luka akibat terkena pecahan kaca.

"Alhamdulillah selamat semua. Kalau yang luka, ada teman yang membantu terkena kaca," katanya.

Rumah yang terbakar terdiri atas beberapa bagian kamar yang ditempati anggota keluarga. 

Bowo menyebut terdapat sekitar enam kamar di dalam rumah tersebut.

Tidak terdapat usaha maupun bengkel di rumah itu. 

Namun, ibunya diketahui menjalankan aktivitas membuat obat tradisional berbahan cacing.