WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Empat personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ikut terjun dalam operasi pencarian korban Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.

Mereka diperbantukan dalam operasi SAR gabungan karena memiliki kompetensi water rescue dan penyelaman.

”Mereka anggota terbaik kami. Alhamdulillah mulai bergabung dengan tim SAR sejak Sabtu (19/9/2026) malam di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin,” kata Kepala DPKP Banjar Agus Siswanto kepada Wartabanjar.com, Senin (21/9/2026). 

Baca juga: Tim SAR Gabungan Temukan Dua Korban Kapal Virgo Berjenis Kelamin Laki-laki

Baca juga: Operasi SAR Hari ke-9, Robot Bawah Air Siap Dikerahkan Sisir Ruang Sempit Badan Kapal Virgo

Penyelam DPKP Banjar kemudian mengikuti arahan serta koordinasi unsur SAR yang memegang kendali operasi di lapangan.

Dalam operasi pencarian, penyelam DPKP Banjar bergabung dengan unsur SAR lainnya, termasuk TNI, Polri, Basarnas, instansi pemerintah dan relawan.

Agus menekankan aspek keselamatan selama proses pencarian di perairan Kalsel tersebut. 

Selain mencari korban, penyelam harus memperhatikan kondisi perairan.

“Keselamatan rescuer juga tidak boleh diabaikan. Setiap tindakan harus dilakukan secara terukur, disiplin dan berdasarkan standar operasional penyelamatan,” tegasnya.

Agus mengungkapkan, keterlibatan empat penyelam dari DPKP Banjar tersebut menjadi bagian dari dukungan dalam operasi kemanusiaan sesuai kapasitas dan kompetensi personelnya.

“Bagi kami, tugas penyelamatan bukan sekadar pekerjaan, tetapi merupakan panggilan kemanusiaan. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, kompetensi yang dimiliki harus hadir dan memberikan manfaat,” paparnya.

Kapal bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. 

Kapal Virgo yang membawa 243 penumpang itu terbalik di Laut Jawa perairan Kalsel pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 Wita dan tenggelam pada pagi. (wartabanjar.com)