WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kecelakaan laut Kapal Virgo Transport 8 meninggalkan duka bagi para keluarga korban meninggal dan hilang. Kesedihan dan harapan di tengah penantian pun masih menyelimuti mereka. 

Hal itu juga yang dirasakan anggota keluarga Marselinus Ndula Litina dan Samuel Ufi asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Marselinus dan Samuel kabarnya adalah dua dari 126 penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang hingga Minggu (20/09/2026) masih belum ditemukan. 

Perwakilan keluarga NTT di Banjarmasin, dalam hal ini Ketua Umum (Ketum) Flobamora Kalimantan Selatan (Kalsel), Theo Filius Ruing, melalui Sekjen Gerardus Wedo Ronga, berharap agar kedua korban hilang tersebut bisa segera ditemukan.

"Mudah-mudahan keluarga kami yang dari NTT yang masih hilang itu secepatnya ditemukan, dan bisa berangkat kembali ke kampung halaman mereka masing-masing. Dan yang selamat semoga mereka bisa segera bangkit dari keadaan mereka saat ini," kata Gerardus, Minggu (20/09/2026). 

Sebelumnya, Jumat (18/09/2026) malam, Gerardus bersama beberapa keluarga korban hilang kapal Virgo Transport 8 berada di pelabuhan Trisakti Banjarmasin. 

Mereka datang untuk mencari tahu kabar keluarga mereka, yang belum ditemukan usai kapal Virgo terbalik di perairan Jawa pada 13 September 2026. 

Menurut Gerardus, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak manajemen kapal Virgo, ada sekitar 4 orang korban asal NTT yang masih hilang.

Baca Juga: Tim Ahli Cari Strategi Membalik Bangkai Kapal Virgo, Operasi SAR Ditambah 7 Hari

Baca Juga: Dua Korban Meninggal Dunia Tenggelamnya Kapal Virgo Terancam Tak Dapat Santunan Jasa Raharja

"Untuk yang hilang ada 4 orang. Itu keterangan dari pihak manajemen Virgo," ungkap Gerardus. 

Selain itu, mewakili keluarga korban, Gerardus pun menyampaikan terimakasih atas bantuan uang dari Gubernur Kalsel, H Muhidin bagi para korban kapal Virgo khususnya yang berasal dari NTT.

"Kami mewakili keluarga korban juga berterimakasih atas bantuan uang yang diberikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Bapak Muhidin, kepada keluarga kami korban asal NTT. Bantuan itu tentunya sangat bermanfaat," katanya.