WARTABANJAR.COM, ​SEMARANG — Kebahagiaan dan kebanggaan tengah dirasakan Kafilah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Mereka pulang ke kampung halaman membawa gelar juara umum, yang diraih untuk kali ketiga.

Gelar diberikan saat penutupan yang dilakukan Menteri Agama Prof Dr Nasaruddin Umar, Sabtu (19/9/2026) malam.

Pada ajang yang berlangsung di Lapangan Pancasila Simpang Lima tersebut, Kontingen Bumi Etam mengumpulkan nilai 281.

​Ini jauh dari raihan tuan rumah yakni 208, yang menempati posisi kedua.

Sedangkan juara tiga didapat Kafilah DKI Jakarta dengan nilai 129.

Baca juga: Hujan Guyur Kotawaringin Lama, Bupati Kobar Kalteng Minta Waterbombing Taman Nasional Tanjung Puting

Baca juga: Link Nonton Live Streaming Championship Hasil Deltras FC vs Barito Putera Hari Ini

Kebahagiaan kafilah Kaltim semakin lengkap dengan kedatangan ​Gubernur Rudy Mas’ud bersama istri, Sarifah Suraidah.

​Menag Nasaruddin Umar dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pencapaian Kaltim mencatatkan sejarah tersendiri.

Hal ini karena qari dan qariah Bumi Etam bisa meraih juara umum pada MTQN IV 1976 di Samarinda, MTQN XXX 2024 di Samarinda dan MTQN XXXI 2026 di Semarang.

​​Keberhasilan mempertahankan takhta juara umum ini tidak lepas dari kerja keras kafilah, para pelatih, pembimbing, serta dukungan penuh dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kaltim dan doa masyarakat luas.

Gubernur Rudy meminta kesiapan Kaltim untuk kembali bertanding dan mempertahankan tradisi juara pada MTQN XXXII 2027 di DKI Jakarta.

Saat Kaltim meraih juara umum MTQN 2026, tidak ada provinsi lain di Kalimantan yang masih 10 besar.

Kafilah yang masuk 10 besar yakni Kaltim, Jateng, DKI Jakarta, Aceh dan Jawa Timur pada peringkat empat Bersama, Sumatera Utara dan Jawa Barat (peringkat lima), Sumatera Selatan, Banten Riau, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan.

​Malam penutupan MTQN XXXI 2026 diakhiri dengan prosesi penyerahan bendera pataka MTQ dari Pemprov Jateng kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, sebagai simbol estafet tuan rumah penyelenggaraann.