WARTABANJAR.COM - Teh hijau dikenal sebagai minuman sehat antioksidan tinggi bahkan digadang-gadang sebagai pengganti kopi.

Kandungan kafein di dalam teh hijau sama dengan kandungan kopi, namun juga terdapat kandungan vitamin B, vitamin C, dan berbagai senyawa aktif yang bersifat antioksidan, antiradang, maupun antikanker.

Kandungan antioksidan di dalam teh hijau bermanfaat untuk melawan radikal bebas.

Salah satu kandungan antioksidan dalam teh hijau adalah katekin, yang berperan penting dalam mencegah kerusakan sel-sel tubuh.

Jika dikonsumsi secara rutin, teh hijau dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, antara lain:

1. Mencegah penyakit jantung koroner

Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia.

Sebuah riset menunjukkan bahwa mengonsumsi teh hijau dapat menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat (LDL), serta tekanan darah tinggi yang menjadi penyebab terjadinya penyakit jantung.

Baca Juga Tips Sehat, Olahraga Ringan Dapat Memperpanjang Umur Selain Jalan Kaki

Baca Juga Tips Sehat Berjemur di Pagi Hari Juga Bisa Atasi Mood

Selain itu, teh hijau juga mengandung polifenol yang dapat membantu menjaga pembuluh darah tetap lentur dan bersih, sehingga terjadinya penyakit jantung koroner bisa berkurang.

2. Mencegah stroke

Mengonsumsi teh hijau secara teratur terbukti menawarkan segudang manfaat kesehatan, salah satunya mengurangi risiko terkena stroke.

Berkat kandungan polifenol di teh hijau, rutin mengonsumsinya diketahui dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah. Dengan begitu, aliran darah menjadi lebih lancar.

Orang yang memiliki riwayat stroke juga disarankan rutin mengosumsi teh hijau untuk menurunkan risiko terjadinya komplikasi, bahkan kematian, akibat stroke.

3. Menurunkan kolesterol

Kolesterol tinggi sering dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis. Hal ini dapat dicegah dengan rutin mengonsumsi teh hijau. Selain mencegah peningkatan kadar kolesterol, konsumsi teh hijau secara rutin juga dapat menurunkan kadar kolesterol.

Manfaat ini didapatkan dari kandungan katekin yang ada di dalam teh hijau. Namun, mekanisme pasti katekin dalam menurunkan kolesterol masih belum diketahui, sehingga penelitian lebih lanjut masih diperlukan.