4. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Polifenol merupakan salah satu antioksidan yang terkandung di dalam teh hijau.

Senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis sel kanker, seperti kanker kulit, kanker paru-paru, kanker lambung, dan kanker payudara.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas teh hijau dalam mencegah kanker.

5. Mencegah diabetes

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan kafein yang ada di dalam teh hijau dapat meningkatkan kerja insulin dan menjaga kadar gula darah penderita diabetes tetap normal. Pada orang yang sehat, efek ini bisa mencegah terjadinya resistensi insulin dan mengontrol kadar gula darah.

6. Menurunkan berat badan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa teh hijau bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lemak, terutama lemak di perut.

Namun, untuk memperoleh manfaat teh hijau yang satu ini, Anda juga perlu rutin olahraga, menjalani pola makan sehat, dan kurangi kebiasaan ngemil berlebihan. Ini penting dilakukan agar tubuh Anda tidak kelebihan kalori, sehingga berat badan tidak bertambah.

7. Menstabilkan tekanan darah

Teh hijau diketahui dapat melemaskan otot-otot di pembuluh darah, sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Selain itu, kandungan polifenol di dalamnya juga mampu menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

8. Mencegah terjadinya keriput

Polifenol yang terkandung dalam teh hijau dapat membantu mencegah pembentukan keriput sekaligus mengurangi penuaan kulit akibat faktor lingkungan, seperti paparan sinar matahari dan polusi. Manfaat teh hijau ini diperoleh dengan cara menangkal radikal bebas yang mampu merusak kulit.

Tak hanya dengan cara diminum, manfaat teh hijau ini bisa diperoleh dengan menggunakan produk skincare yang mengandung ekstrak teh hijau atau memanfaatkan  teh hijau murni sebagai bahan untuk scrub atau masker alami.

9. Mencegah dan meringankan sakit gigi