WARTABANJAR.COM, BANJARBARU — Seni budaya daerah Kalimantan Selatan masih menjadi bagian penting dalam berbagai kegiatan masyarakat.

Salah satunya ditampilkan melalui Senoman Hadrah Al Hijrah asal Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, yang tampil menyambut kedatangan tamu pada opening APITU BERBAGI XIV di Auditorium ULM Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (21/8/2026).

Penampilan Senoman Hadrah Al Hijrah tidak hanya menjadi bagian dari prosesi penyambutan tamu, tetapi juga menjadi gambaran bagaimana tradisi masyarakat Banjar tetap dipertahankan di tengah perkembangan zaman.

Ketua Senoman Hadrah Al Hijrah Desa Pandahan, Hairil Wahyu, mengatakan kelompok tersebut merupakan perkumpulan masyarakat yang meneruskan tradisi dari generasi terdahulu.

“Kalau kami ini perkumpulan dari orang-orang dulu, meneruskan budaya orang bahari. Senoman Hadrah ini biasanya untuk menyambut,” ujar Hairil Wahyu seusai prosesi penyambutan tamu pada opening APITU BERBAGI XIV.

Menurut Hairil, keberadaan Senoman Hadrah Al Hijrah telah berlangsung hampir 30 tahun atau bahkan lebih.

Saat ini, tradisi tersebut telah memasuki generasi ketiga sejak pertama kali diperkenalkan oleh generasi terdahulu di Desa Pandahan. 

Baca Juga Mahasiswa Dilarikan ke Rumah Sakit Pascabentrok dengan Polisi di Depan DPRD Kalsel

Baca Juga Jari Kasatlantas Polresta Palangka Raya Patah, Perwira Polsek Pahandut Diperiksa Polda Kalteng

Ia menjelaskan, perkembangan zaman tidak sepenuhnya menggerus minat masyarakat terhadap kesenian hadrah.

Justru, kemajuan teknologi dan media sosial memberikan peluang bagi kesenian tradisional untuk lebih dikenal masyarakat luas.

Selain itu, perkembangan peralatan pendukung seperti sound system membuat penampilan Senoman Hadrah dapat dikemas lebih semarak.

“Kalau sekarang karena ada media sosial lebih mudah dilihat banyak orang. Peralatannya juga lebih berkembang, sound system membuat penampilan lebih semarak dan meriah,” jelasnya.

Menariknya, Hairil menyebut minat anak-anak terhadap Senoman Hadrah di Desa Pandahan masih cukup tinggi.

Menurutnya, banyak anak yang tertarik untuk bergabung dan menjadi bagian dari kelompok tersebut.