Tujuh Korban Kapal Virgo di Perairan Kalteng Berupaya Dievakuasi, Perahu Karet Hanyut Sampai Kalbar
WARTABANJAR.COM, KUALA PEMBUANG - Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa Perairan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga Kamis (1/10/2026).
Pencarian bahkan berlangsung hingga perairan Kalimantan Tengah (Kalteng).
Sedikitnya ada tujuh korban dalam proses evakuasi.
Empat ditemukan pada Rabu (30/9/2026) dan tiga ditemukan pada Selasa (29/9/2026).
Kapal bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Kapal Virgo yang membawa 243 penumpang itu terbalik di Laut Jawa perairan Kalsel pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 Wita dan tenggelam pada pagi.
Baca juga: Santunan Korban Meninggal Kapal Virgo Total Rp 3 Miliar 28 Juta Diserahkan kepada Keluarga
Baca juga: Paman Birin dan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Masuk Daftar Pengurus Baru PBNU
Pada Rabu dini hari, satu korban pertama ditemukan di Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara.
Tim SAR mengevakuasi korban pada pukul 01.07 WIB dan membawanya ke RSUD Sukamara.
Penemuan berikutnya terjadi di Sungai Teruntum, Kecamatan Sungai Hilir, Kabupaten Seruyan.
Tiga korban ditemukan dan dievakuasi tim SAR pada pukul 13.30 WIB.
Tim SAR juga menemukan satu life craft yang sudah memasuki wilayah Natai Kuini, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Lokasinya sekitar 7 mil laut dari wilayah Sukamara.
Sedangkan pada Selasa, tiga jenazah ditemukan di pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir.
Namun hingga Kamis, proses evakuasi belum dapat dilakukan seluruhnya karena kondisi medan yang sulit serta keterbatasan personel dan kantong jenazah.
Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol Dony Eka Putra mengatakan, tim gabungan dari Kotawaringin Barat direncanakan menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi sambil menunggu tim SAR gabungan.
“Iya belum bisa di evakuasi, rencana tim gabungan datang dari Kobar, sambil menunggu tim SAR gabungan, karena personel yang menemukan hanya 2 orang,” kata Dony.
Ketiga jenazah ditemukan di tiga lokasi yakni di sekitar Sungai Teruntum, antara Sungai Sangalang dan Sungai Serimbang, serta sekitar Sungai Serimbang.
Jenazah pertama ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB.