Jenazah mengenakan baju hitam lengan pendek dan celana pendek hitam. 

Sekitar pukul 14.00 WIB, personel kembali menemukan jenazah kedua.

Jenazah tersebut sudah dalam kondisi tidak utuh dan hanya tersisa kerangka. 

Sedangkan jenazah ketiga ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. 

Jenazah tersebut juga dalam kondisi tidak utuh, tidak mengenakan baju dan menggunakan celana jeans panjang berwarna hitam.

Di sekitar jenazah ketiga, petugas juga menemukan smartphone merek Realme berwarna hitam.

Oleh karena kantong jenazah yang dibawa telah digunakan untuk dua korban sebelumnya, korban ketiga diamankan terlebih dulu di pantai dan ditutupi pelepah daun nipah.

Laporan penemuan tersebut kemudian disampaikan kepada Basarnas pada Rabu (30/9/2026).

“Itu Selasa kita temukan, tapi belum bisa di evakuasi. Tapi terlapor ke Basarnas-nya hari Rabu,” ujarnya.

Proses evakuasi tiga jenazah juga dihadapkan pada kondisi geografis yang sulit. 

Lokasi berada di kawasan pantai berlumpur dan hutan serta mengharuskan petugas menyeberangi sejumlah sungai.

“Kendalanya dikarenakan faktor geografis yang sulit, dengan kondisi pantai berlumpur dan hutan serta menyeberangi beberapa sungai, sehingga hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki dan tidak memungkinkan untuk dilakukan evakuasi melalui jalur darat,” kata Dony. (wartabanjar.com)