WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mendapat jabatan baru di reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kamis (1/10/2026). 

Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. 

Jabatan baru Bahlil Lahadalia ini, tidak melepaskan jabatan lamanya sebagai Menteri ESDM atau rangkap jabatan. 

Usai pelantikan, Bahlil merespons soal rangkap jabatan tersebut. Ia menyebut sebagai amanah Presiden. 

"Amanah dari Bapak Presiden untuk bangsa dan negara. Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab (Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya), untuk Menko merangkap merangkap Menteri ESDM," ucap Bahlil dikutip dari siaran langsung Metro TV. 

"Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden," ujar Bahlil. 

Baca Juga Rekam Jejak dan Profil Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala BNN Jadi Calon Kapolri Baru

Baca Juga Presiden Ambil Sumpah 16 Pejabat Baru, Listyo Makin Dekat dengan Prabowo

Bahlil dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri ESDM pada 19 Agustus 2024 di Istana Negara. 

Ia menggantikan Arifin Tasrif dalam sisa masa jabatan Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.

Sementara Kementrian Hilirisasi dan Energi merupakan nomenklatur baru dalam struktur pemerintahan. 

Sebelumnya, belum terdapat kementerian koordinator dengan nama tersebut dalam susunan kabinet pemerintah.

Berikut daftar nama Reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara: 

• Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM: Bahlil Lahadalia 

• Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK): Sugiono

• Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolkam): Dudung Abdurachman 
 
• Menteri Perindustrian: Muhammad Sarmuji 

• Menteri Luar Negeri (Menlu): Arrmanatha Nasir 

• Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP): Jenderal Listyo Sigit Prabowo 

• Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional: Komjen Dedi Prasetyo 

• Wakil Menteri Koordinator Perekonomian: Drajad Wibowo 

• Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu): Nurcholisoh Ibnu Aman 

• Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu): Lucky Alfirman 

• Wakil Menteri Pertanian: Muhammad Saleh Mustafa