Usai Hujan Es di HST, Udara Barabai Membaik Meski Hawa Panas Masih Terasa
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kondisi udara di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan mulai terasa membaik.
Kondisi ini satu hari setelah fenomena hujan es yang disertai petir dan angin kencang di Barabai.
Pantauan wartabanjar.com pada Kamis (1/10/2026) sore, kabut yang sebelumnya sempat menyelimuti wilayah Barabai terlihat berkurang.
Jarak pandang juga terasa lebih jelas dibanding kondisi sebelumnya.
Meski begitu, hawa panas masih terasa di sejumlah kawasan.
Kondisi tersebut terjadi meski wilayah HST sempat diguyur hujan lebat pada malam sebelumnya.
Baca Juga Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Jadi Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi di Reshuffle Kabinet
Baca Juga Presiden Reshuffle 16 Anggota Kabinet Merah Putih, Listyo Makin Dekat dengan Prabowo
Riyan, salah satu warga Barabai, mengatakan kondisi udara saat ini sudah lebih nyaman dibanding beberapa hari sebelumnya.
“Sekarang sudah lumayan enak, kabutnya tidak terlalu terasa. Tapi panas masih ada, terutama kalau siang sampai sore,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Rizka, warga Barabai lainnya. Ia mengaku perubahan kondisi udara cukup terasa setelah hujan turun.
“Setelah hujan, udara terasa lebih ringan. Kalau sebelumnya agak berkabut, sekarang sudah lebih terang,” katanya.
Fenomena hujan es sebelumnya sempat menarik perhatian warga HST. Butiran es dilaporkan turun bersamaan dengan hujan deras yang disertai guntur dan kilat pada Rabu (30/9/2026) malam.
Kondisi cuaca tersebut membuat warga ramai membagikan pengalaman dan dokumentasi hujan es melalui status WhatsApp maupun media sosial.
Sementara pada Kamis sore, aktivitas warga di kawasan Barabai mulai kembali berjalan seperti biasa.
Meski udara lebih bersih, hawa panas masih terasa sehingga warga tetap merasakan kondisi cuaca yang cukup terik.
Perubahan cuaca ini membuat kondisi HST dalam beberapa hari terakhir cukup dinamis, mulai dari kabut, hawa panas, hujan lebat hingga fenomena hujan es. (wartabanjar.com)