WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Rencana kenaikan kelas RSUD H Boejasin Pelaihari tidak boleh sekadar formalitas di atas kertas, melainkan harus ditopang pemetaan kebutuhan secara menyeluruh agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat Tanah Laut.

Penekanan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Laut, H Muhammad Zazuli, dalam pemetaan dan pembahasan yang berlangsung di Ruang Barakat Setda Tala, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Kamis (1/10/2026).

Langkah strategis ini dibahas mendalam lewat Focus Group Discussion (FGD) Tim Peningkatan Kelas RSUD H Boejasin Pelaihari.

Wabup Zazuli meminta seluruh jajaran rumah sakit dan instansi terkait bersikap terbuka dalam membedah seluruh aspek pendukung peningkatan status fasilitas kesehatan milik daerah tersebut.

Ia menegaskan, analisis menyeluruh menjadi fondasi utama untuk mengukur kesiapan rumah sakit saat ini sekaligus menentukan arah kebijakan anggaran dan SDM secara terukur.

Baca Juga Rekam Jejak dan Profil Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala BNN Jadi Calon Kapolri Baru

Baca Juga Presiden Ambil Sumpah 16 Pejabat Baru, Listyo Makin Dekat dengan Prabowo

"Kita harus tahu posisi RSUD H Boejasin saat ini, apa saja yang sudah terpenuhi, apa yang masih kurang, berapa kebutuhan anggarannya, kebutuhan sumber daya manusianya, serta tahapan yang harus dilakukan agar target tersebut dapat diwujudkan secara realistis," ujarnya.

Zazuli mewanti-wanti agar forum diskusi tidak hanya sibuk mencatat sederet persoalan lapangan.

Setiap kendala teknis maupun tata kelola yang ditemukan wajib dibarengi dengan rekomendasi dan rencana aksi konkret.

Menurut Zazuli, keterbukaan dalam memetakan titik lemah justru menjadi kunci untuk memformulasi solusi tepat sasaran tanpa mengesampingkan potensi medis yang sudah ada.

"Target kita bukan sekadar RSUD H Boejasin naik kelas, tetapi bagaimana masyarakat Tanah Laut ikut merasakan manfaat dari peningkatan tersebut," pungkasnya.

FGD peningkatan kelas layanan ini dihadiri Sekretaris Daerah Ismail Fahmi, para staf ahli bupati, asisten, kepala SKPD, serta kepala bagian di lingkungan Setda Tala.