BACA JUGA: Polisi Dalami Penyebab Pikap Hantam Warung yang Tewaskan Tiga Orang di Barabai HST
Selain itu, Satlantas Polres HST juga mengusulkan penambahan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah persimpangan yang belum memiliki fasilitas pemantauan.
Menurutnya, keberadaan CCTV akan memudahkan petugas saat melakukan penyelidikan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas karena rekaman dapat membantu mengungkap kronologi kejadian secara lebih akurat.
“Memang masih banyak persimpangan yang belum ada CCTV. Nanti akan kami koordinasikan dengan instansi terkait agar titik-titik rawan kecelakaan dapat dipasangi CCTV,” katanya.
Ia berharap usulan pemasangan rambu lalu lintas dan CCTV tersebut dapat segera direalisasikan sebagai langkah pencegahan untuk menekan angka kecelakaan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Saiful juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan mematuhi batas kecepatan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, serta tidak mengemudi dalam kondisi yang dapat mengganggu konsentrasi.
Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Barabai, tepatnya di kawasan perempatan menuju Desa Kapar, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 23.30 Wita.
Sebuah mobil pikap yang melaju dari arah Banjarmasin menuju Desa Kapar diduga kehilangan kendali hingga menghantam sebuah warung di tepi jalan.
Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD H. Damanhuri Barabai, Sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis.







