WARTABANJAR.COM, BARABAI– Kecelakaan maut yang menewaskan tiga warga di perempatan menuju Desa Kapar, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, kembali menjadi sorotan terhadap pentingnya peningkatan fasilitas keselamatan di sejumlah ruas jalan rawan kecelakaan.
Menyusul insiden tersebut, Satlantas Polres HST mengusulkan penambahan rambu lalu lintas hingga kamera pengawas (CCTV) sebagai upaya menekan angka kecelakaan, Jumat (10/7/2026).
Kasat Lantas Polres Hulu Sungai Tengah, Iptu Saiful Fakri, mengungkapkan pihaknya sebenarnya telah berkoordinasi dengan instansi terkait sekitar sepekan sebelum kecelakaan terjadi untuk membahas evaluasi jalur lalu lintas di wilayah HST.
Menurutnya, Kabupaten Hulu Sungai Tengah memiliki jalur yang cukup panjang, mulai dari perbatasan Angkinang, Amuntai hingga Balangan, dengan sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan, terutama di kawasan tikungan.
“Kami sudah berkoordinasi terkait evaluasi jalur di wilayah HST. Insyaallah nanti dilakukan survei, kemudian dipasang rambu-rambu di lokasi yang memang rawan kecelakaan, terutama di tikungan,” ujarnya.
Saiful mengatakan hasil koordinasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan survei lapangan guna menentukan titik prioritas pemasangan rambu lalu lintas.







