WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Tanah Laut, Maria Ulfah, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada puluhan kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) atas kontribusi nyatanya menekan angka stunting hingga menyentuh angka 8 persen.
Pernyataan tersebut dilontarkan dalam agenda Orientasi sekaligus Pertemuan Rutin Bulanan kader IMP se-Kecamatan Pelaihari yang dipusatkan di Desa Sungai Riam, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 20 kader IMP, 60 kader Sub-IMP, serta didampingi penuh oleh Penyuluh KB Kecamatan Pelaihari.
”Peran Bapak dan Ibu sekalian sebagai garda terdepan dalam memberikan penyuluhan, konseling, motivasi, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam program KB dan pembangunan keluarga di tingkat desa sungguh tidak ternilai harganya,” puji Maria Ulfah.
Dalam kesempatan itu, Maria Ulfah membeberkan lompatan data yang impresif, di mana prevalensi stunting Tanah Laut yang sebelumnya berada di angka 22,5 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, kini berhasil ditekan hingga tersisa 8 persen berdasarkan tarik data EPPGM per Juni 2026.
Baca Juga Polisi Angkut Uang Tunai Rp60 Miliar Pakai Rantis Barracuda, Siapa Pemilik Kafe Mewah de’Clan?
Baca Juga Jadwal Pemadaman Listrik di HST Tanpa Kepastian, Mahasiswa Desak Transparansi Informasi PLN
Meski demikian, ia mengingatkan lima arahan taktis yang harus dijaga. Pertama, kader wajib memperkuat validasi data keluarga berisiko stunting melalui aplikasi Elsimil.







