WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Aksi penusukan di Gang Telerama Jalan Simpang Bali, Banjarmasin akhirnya terungkap.

Penyebabnya sepele yakni emosi karena temannya diejek oleh korban.

Tragisnya sebelum kejadian itu, terduga pelaku dan korban nonton bareng (nobar) live Piala Dunia 2026 di salah satu rumah di Gang Telerama, bersama 5 orang lainnya, Minggu (5/7/2026) pagi.

Usai melakukan aksi keji karena emosi itu, tersangka berinisial AR langsung kabur.

Sementara korban, Arya dibawa teman-temannya dan warga ke RSUD Ulin Banjarmasin.

Akibat luka di bagian perut sebelah kanannya cukup parah, ia sempat menjaani operasi.

Baca Juga: Beredar Video Pengakuan Penyerang Polisi Katingan: Kami Kejar Pakai Kelotok, Kami Tembak dan Tombak

Baca Juga: Pengendara Sepeda Motor Tewas di Jalan Gubernur Syarkawi Kabupaten Banjar

Setelah dua hari kabur, akhirnya AR ditangkap Tim Opsnal Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah diback up Tim Macan Polresta Banjarmasin di kawasan Jalan Teluk Tiram, Selasa (7/7/2026) tengah malam.

“Motif pelaku menusuk korban karena tersinggung setelah temannya diejek atau dihina oleh korban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah, Ipda Raihan, Kamis (9/7/2026).

Ipda Raihan juga mengungkapkan penusukan itu terjadi seusai nobar Piala Dunia 2026.

Diduga mereka saling ejek menanggapi hasil pertandingan sepak bola.

Dari saling ejek kemudian terjadi percekcokan antara korban dan tersangka.

Kemudian tersangka pergi sementara korban dan sejumlah temannya masih berada di tempat mereka nobar.

Tidak lama kemudian, AR datang lagi. Dia langsung mendekati korban, menghunus senjata tajam lalu ditusukkan ke perut bagian kanan korban.

Usai melakukan aksinya itu, tersangka langsung pergi mengendarai sepeda motor.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AR kini mendekam di tahanan Polres Banjarmasin Tengah sembari menjalani pemeriksaan.

"Kami masih menggali informasi untuk mengetahui secara detil motif kejadian tersebut," tegas Ipda Raihan. (wartabanjar.com/yoh)