Tips Sehat Cara Tepat Konsumsi Zat Besi, Obat Anemia

WARTABANJAR.COM – Zat besi berperan penting dalam metabolisme energi, fungsi kekebalan tubuh dan proses otak, Senin (6/7/2026).

Normalnya, setiap harinya manusia membutuhkan zat besi sekitar 20-25 mg untuk menghasilkan sel darah merah.

Kurangnya asupan zat besi dapat menyebabkan anemia.

Gejala kekurangan zat besi antara lain cepat merasa lelah dan lemah, sesak napas, takikardi, perubahan status mental, hipotermia, dan peningkatan risiko infeksi.

Suplemen zat besi yang banyak tersedia di pasaran pada umumnya dalam bentuk Ferrous Sulfat, Ferrous Glisinat, dan Ferrous Fumarat.

Baca Juga Tips Sehat, Jaga Jantung dengan Konsumsi Probiotik dan Prebiotik

Baca Juga Orang Kurus Juga Bisa Alami Kolesterol Tinggi, Cek Tips Sehat ini

Untuk memaksimalkan penyerapan zat besi, saat yang paling tepat adalah diminum saat perut kosong (1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan) dengan air putih atau dengan tambahan asupan vit C (suplemen atau buah jeruk).

Beberapa jenis zat besi bisa menyebabkan mual, jika mual terjadi maka zat besi bisa diminum 2 jam sesudah makan.

Hindari mengkonsumsi suplemen zat besi bersamaan dengan kalsium, antasida, dan kafein karena dapat mengganggu penyerapan suplemen zat besi.

Alternatif lain untuk suplementasi oral zat besi adalah melalui infus intravena. 

Suplemen zat besi melalui intravena ini diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi berikut :

1.    Tidak dapat minum suplemen zat besi oral