Tips Sehat, Jaga Jantung dengan Konsumsi Probiotik dan Prebiotik

WARTABANJAR.COM – Penelitian terbaru menunjukkan mikrobiota usus berpotensi menjaga kesehatan kardiovaskular atau kesehatan jantung, simak tips sehat di berita ini, Sabtu (20/6/2026).

Peran penting mikrobiota usus ini, bisa diatasi dengan konsumsi probiotik dan prebiotik.

Ketidakseimbangan mikrobiota (disbiosis) dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung.

Menjaga kesehatan usus dapat menjadi strategi baru untuk menjaga kesehatan jantung.

Mikrobiota usus menghasilkan metabolit penting seperti: TMAO (Trimethylamine N-oxide) yang meningkatkan risiko aterosklerosis & trombosis,  LPS (lipopolisakarida) dapat  memicu inflamasi sistemik dan SCFA (asam lemak rantai pendek) bersifat protektif dan antiinflamasi.

Baca Juga Orang Kurus Juga Bisa Alami Kolesterol Tinggi, Cek Tips Sehat ini

Baca Juga Tips Sehat, 8 Cara Atasi Nyeri Haid Secara Alami Termasuk Konsumsi Kunyit

Ketidakseimbangan metabolit ini dapat memicu disfungsi endotel, mempercepat pembentukan plak pembuluh darah, dan meningkatkan risiko serangan jantung (infark miokard).

Apa itu probiotik dan prebiotik?

Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang bermanfaat, contohnya  Lactobacillus dan Bifidobacterium. Probiotik berperan dalam menyeimbangkan mikrobiota usus, menghambat bakteri patogen dan mengurangi inflamasi/ peradangan.

Sedangkan prebiotik adalah serat makanan yang “memberi makan” bakteri baik, seperti: Inulin, FOS (fruktooligosakarida) dan GOS.