Karhutla Kabupaten Banjar, 71 Kejadian Hanguskan 294 Ribu Hektare Lahan
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Sebanyak 71 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tercatat terjadi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan sejak 7 Juni hingga 4 Agustus 2026.
Ratusan ribu hektare lahan terdampak akibat peristiwa tersebut.
Bahkan, Kecamatan Martapura menjadi wilayah yang paling sering dilanda karhutla selama musim kemarau tahun ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyampaikan data tersebut berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan selama periode penanganan karhutla.
”Luas lahan yang terdampak mencapai 294,252 hektare, sedangkan lahan yang berhasil ditangani seluas 182,952 hektare,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026).
Karhutla yang terjadi selama periode tersebut juga berdampak pada kawasan hutan.
Tercatat sedikitnya 31 hektare kawasan hutan terbakar, dengan 29 hektare di antaranya telah berhasil ditangani.
Wasis menjelaskan, Kecamatan Martapura menjadi wilayah yang paling sering dilanda karhutla.
Titik kebakaran tersebar di sejumlah desa dan kelurahan, mulai dari Tungkaran, Bincau, Pasayangan, Cindai Alus, Sungai Sipai, Kelurahan Sekumpul hingga Melayu.
Intensitas karhutla juga cukup tinggi di Kecamatan Karang Intan.
Baca Juga Pemandian Sungai Murung A HST Ditutup Usai Siswi SD Tewas Tenggelam, Pemilik Lahan Diperiksa Polisi
Baca Juga Polres Banjarbaru Panggil Sejumlah Pemilik Lahan yang Terbakar di Kecamatan Cempaka
Titik kebakaran tercatat di Abirau, Awang Bangkal Timur, Kiram, Jingah Habang, Padang Panjang hingga kawasan Tahura.
”Sementara di Kecamatan Cintapuri Darussalam, kejadian tercatat di Simpang Lima, Karya Makmur, Sindang Jaya, dan Benua Anyar,” lanjut Wasis.
Sebaran karhutla juga meluas ke sejumlah kecamatan lainnya, seperti Martapura Barat, Gambut, Beruntung Baru, Sungai Tabuk, Aranio, Pengaron hingga Martapura Timur.
”Beberapa lokasi bahkan mengalami kejadian lebih dari satu kali selama masa pendataan,” ungkapnya.
Selain frekuensi kejadian, sejumlah titik juga mencatat luasan kebakaran yang cukup besar.
Wasis menyebutkan, Desa Penggalaman di Kecamatan Martapura Barat menjadi lokasi dengan area terdampak terluas, disusul Desa Tungkaran di Kecamatan Martapura serta Desa Benua Anyar di Kecamatan Cintapuri Darussalam.