WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan telah menetapkan pambakal terpilih di 20 desa yang tersebar di 11 kecamatan.

Pelaksanaan Pilkades tahun ini juga menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat yang cukup beragam di setiap wilayah, mulai sekitar 34 persen hingga lebih dari 92 persen.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, M Hafizh Anshari, menyampaikan hasil tersebut berdasarkan data yang telah diusulkan seluruh desa penyelenggara Pilkades kepada Dinas PMD.

Di Kecamatan Aluh-Aluh, masyarakat di Desa Kuin Besar telah menetapkan Ahmadi sebagai pambakal terpilih.

”Sementara di Desa Balimau, Pahlin Najami dipercaya memimpin desa untuk periode berikutnya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026). 

Hasil Pilkades juga telah melahirkan pimpinan desa baru di Kecamatan Beruntung Baru dan Gambut.

Syahwani dipercaya memimpin Desa Jambu Burung. Sementara H. Hamidan Noor terpilih sebagai pambakal di Desa Malintang dan Abdur Rahman di Desa Tambak Sirang Baru.

Sementara itu, Kecamatan Sungai Tabuk menjadi wilayah dengan jumlah desa penyelenggara Pilkades terbanyak pada tahun ini.

Baca Juga Pemandian Sungai Murung A HST Ditutup Usai Siswi SD Tewas Tenggelam, Pemilik Lahan Diperiksa Polisi

Baca Juga Polres Banjarbaru Panggil Sejumlah Pemilik Lahan yang Terbakar di Kecamatan Cempaka

Di wilayah tersebut, Rislani F, M. Haryani U, H. M. Sapwani, dan Sapi'e ditetapkan sebagai pambakal terpilih.

”Mereka akan memimpin Desa Gudang Hirang, Desa Sungai Tabuk Kota, Desa Gudang Tengah, dan Desa Paku Alam,” katanya.

Memasuki wilayah Martapura, hasil Pilkades juga telah menetapkan Abdul Hadi sebagai pambakal terpilih di Desa Tunggul Irang. Sementara Munahar dipercaya memimpin Desa Cindai Alus.

Di kecamatan lainnya, Zainal Aqli terpilih memimpin Desa Sungai Rangas Ulu, Muhammad Hulaimi di Desa Melayu Tengah, serta Ja'far dan Subeli masing-masing dipercaya memimpin Desa Lok Tunggul dan Desa Mangkauk.

”Dari seluruh desa penyelenggara Pilkades, tingkat partisipasi tertinggi berada di Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, mencapai 92,65 persen,” ungkap Hafizh.