WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Jalan Veteran kilometer 5,5 Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang ambles separuh badan jalan beberapa waktu lalu, sudah dibuka untuk sementara. 

Namun, kendaraan yang bermuatan di atas 6 ton dilarang melintasi jalan Veteran kilometer 5,5 Sungai Lulut yang kondisinya baru diperbaiki tersebut. 

Jumat (07/08/2026), kendaraan roda dua dan roda empat tampak ramai melintasi Jalan Veteran kilometer 5,5 Sungai Lulut, pasca insiden amblesnya aspal beberapa waktu lalu.

Beberapa kendaraan roda empat seperti pikap terpantau lalu lalang di atas badan jalan yang terlihat masih belum mulus bagian permukaan aspalnya. 

Pemandangan ini bertolak belakang dengan kondisi sebelumnya, yang mana ruas jalan Veteran km 5,5 Sungai Lulut tak bisa diakses sama sekali oleh kendaraan karena dalam perbaikan.

Melintasnya puluhan kendaraan roda dua dan roda empat di ruas jalan Veteran km 5,5 tersebut diduga tak lepas dari izin sementara dari pihak berwenang. 

Pasalnya, di simpang tiga Jalan Veteran dan Jalan Pramuka, terdapat sebuah informasi tertulis terkait akses jalan Veteran km 5,5.

Baca Juga Pemandian Sungai Murung A HST Ditutup Usai Siswi SD Tewas Tenggelam, Pemilik Lahan Diperiksa Polisi

Baca Juga Polres Banjarbaru Panggil Sejumlah Pemilik Lahan yang Terbakar di Kecamatan Cempaka

"Jalan dibuka smentara (dalam pengawasan konstruksi)," demikian bunyi keterangan tertulis di banner yang terpampang jelas tiga logo institusi yakni lambang Pemprov Kalsel, Dishub dan kepolisian.

Dalam informasi tertulis itu, kendaraan tertentu dilarang melintas, yakni kendaraan yang bermuatan di atas 6 ton.

"Kendaraan bermuatan di atas 6 ton dilarang melintas. Dialihkan ke Jalan Pramuka - A. Yani Km 6," demikian isi informasi tertulis.

Terkait itu, Wartabanjar.com sudah menghubungi Kabid Bina Marga PUPR Kalsel, Robby Cahyadi melalui Whatapp untuk konfirmasi, namun hingga berita ini ditulis belum ada balasan. 

Sementara itu, kondisi jalan Veteran km 5,5 yang dibuka sementara mendapat respon dari warga.