WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sebanyak 36 peserta umrah asal Kalimantan Selatan yang sebelumnya sempat terlantar di Arab Saudi akhirnya mulai kembali ke Tanah Air.

Jemaah tersebut bertolak dari Bandara Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, menuju Jakarta menggunakan Saudia Airlines pada Kamis (6/8/2026) malam.

Setelah tiba di Jakarta, kepulangan para jemaah kemudian dilakukan secara bertahap.

Sebanyak tujuh jemaah langsung melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin karena perlu tiba lebih awal di Kalimantan Selatan.

Sementara 29 jemaah lainnya dijadwalkan melanjutkan penerbangan dari Jakarta menuju Banjarmasin pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB menggunakan Super Air Jet.

Salah seorang jemaah, Tadil, mengatakan kepulangan tersebut menjadi perjalanan terakhir bagi sebagian besar rombongan setelah sebelumnya mereka menghadapi berbagai persoalan selama berada di Arab Saudi.

“Ini kepulangannya serentak satu rombongan, totalnya 36 jemaah. Karena sudah ada dua jemaah yang pulang terlebih dahulu dengan uang pribadi,” ujarnya.

Baca Juga Pemandian Sungai Murung A HST Ditutup Usai Siswi SD Tewas Tenggelam, Pemilik Lahan Diperiksa Polisi

Baca Juga Polres Banjarbaru Panggil Sejumlah Pemilik Lahan yang Terbakar di Kecamatan Cempaka

Tadil menjelaskan, tujuh jemaah yang dipulangkan lebih awal sebelumnya mendapat dukungan untuk segera kembali ke Indonesia karena memiliki agenda yang harus diikuti.

Salah satunya Maulidia Rahmi asal Hulu Sungai Tengah (HST) yang dijadwalkan menjadi salah satu perwakilan daerah dalam kegiatan Jambore Nasional di Indonesia.

“Karena hari Jumat ada kegiatan pelepasan, akhirnya Pak Bambang dan staf memberikan dukungan serta mengupayakan agar yang bersangkutan bisa dipulangkan sedikit lebih awal bersama beberapa jemaah lainnya,” katanya.

Sebelumnya, para jemaah menghadapi persoalan setelah diduga ditelantarkan travel Shakira Tour selaku penyelenggara selama berada di Arab Saudi.

Mereka sempat mengalami kendala akomodasi hingga persoalan tiket kepulangan.

Proses kepulangan kemudian diupayakan dengan bantuan sejumlah pihak. Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Selatan, Bambang Heri Purnama, turut membantu proses tersebut, termasuk kebutuhan penerbangan dan keperluan jemaah selama perjalanan.