5 Tata Cara Sholat Idul Fitri dan Bacaan Niat

  1. Rakaat kedua Di dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, disunnahkan takbir lagi sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan allâhu akbar seperti rakaat sebelumnya.

Di antara takbir-takbir tersebut, dianjurkan untuk kembali melafalkan bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua.

Kemudian baca Surat al-Fatihah, lalu Surat al-Ghâsyiyah. Kemudian dilanjutkan dengan gerakan ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam. 

  1. Mendengar khutbah

Setelah shalat selesai dengan diakhiri gerakan salam, jamaah dianjurkan untuk menyimak khutbah Idul Fitri sampai selesai. Hal berbeda jika shalat id ditunaikan tidak secara berjamaah atau sendirian, tidak perlu ada khutbah.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Syafi’i.

“Sunnah seorang Imam berkhutbah dua kali pada shalat hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha), dan memisahkan kedua khutbah dengan duduk.”

Dalam khutbah id ini, khatib disunnahkan memulai khutbah pertama dengan takbir sembilan kali dan khutbah kedua dengan takbir tujuh kali. (Wartabanjar.com/NU online)

Editor Restu