“Ini menjadi potensi ekonomi masyarakat yang terus kita dorong, terutama bagi kelompok tani dan pembudidaya ikan,” jelasnya.
Meski anggaran DKP3 terdampak kebijakan rasionalisasi hingga tersisa sekitar Rp 80 miliar, Fahrul optimistis seluruh program prioritas tetap dapat berjalan sesuai rencana.
“Kami optimistis dengan pengelolaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran, program-program strategis, termasuk mendukung program Tabalong Smart, tetap bisa berjalan maksimal,” pungkasnya.(wartabanjar.com/Suhardi)
editor: nur_muhammad







