Pemkab Tanah Laut Dorong PPID dan SP4N-LAPOR Tingkatkan Kecepatan Respons Pengaduan Publik
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut berkomitmen memperkuat sinergi layanan informasi dan pengelolaan pengaduan masyarakat, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan.
Langkah tersebut dibahas secara mendalam saat Rapat Koordinasi PPID dan Pejabat Penghubung SP4N-LAPOR, di Gedung Sarantang Saruntung, Pelaihari, Selasa (07/07/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostasan) Kabupaten Tanah Laut ini, bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam melayani hak informasi publik secara akuntabel.
Dalam forum tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Tanah Laut, H Achmad Taufik SPd, hadir untuk membuka acara sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto.
Bupati menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap instansi modern.
"Pemerintah tidak lagi cukup hanya bekerja dengan baik, tetapi juga harus mampu menunjukkan kepada masyarakat bahwa setiap proses pemerintahan dilaksanakan secara terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan," bunyi sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Taufik.
Baca Juga: Wakil Bupati Tanah Laut Tekankan Sinergi Lintas Sektor untuk Percepat Penurunan Stunting
Dalam sambutan tersebut, Bupati meminta seluruh perangkat daerah meruntuhkan ego sektoral. Kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta kanal SP4N-LAPOR harus berjalan beriringan, karena memiliki muara yang sama, yakni membangun kepercayaan publik.
Kecepatan dalam merespons keluhan warga juga menjadi poin krusial yang harus digarisbawahi.
"Kecepatan pelayanan merupakan salah satu indikator kehadiran pemerintah di tengah masyarakat," tegasnya dalam tulisan tersebut.
Kabupaten Tanah Laut sendiri menorehkan catatan positif dengan keberhasilan mencapai target 100 persen, pada Evaluasi Reformasi Birokrasi Tahun 2025 untuk pengelolaan SP4N-LAPOR.
Selain itu, Bumi Tuntung Pandang berhasil meraih predikat Informatif dalam Monitoring Keterbukaan Informasi Publik dengan raihan skor 94,48.
Kendati mengantongi prestasi gemilang, jajaran aparatur diminta tidak cepat berpuas diri.