DKP3 Tabalong Salurkan 100.000 Benih Lele untuk Enam Kelompok Pembudidaya, Targetkan Produksi 20 Ton
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKP3) Kabupaten Tabalong menyalurkan bantuan 100.000 benih ikan lele, kepada enam kelompok pembudidaya ikan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tabalong.
Program tersebut merupakan hasil koordinasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan, melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin bersama DKP3 Tabalong.
Bantuan ini ditargetkan mampu menghasilkan produksi hingga 20 ton ikan lele, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, dan mendukung upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Tabalong.
Kepala Bidang Perikanan DKP3 Tabalong, Agus Noor Rahman, mengatakan bantuan benih disalurkan kepada enam kelompok pembudidaya ikan, yang tersebar di beberapa kecamatan.
Mereka yang menerima bantuan benih ikan itu adalah Kelompok Amanah Nasional Sejahtera di Desa Takulat, Kecamatan Kelua, menerima 37.000 ekor benih.
Selanjutnya Kelompok Jelita Prima di Desa Kampung Baru, Kecamatan Muara Uya memperoleh 5.000 ekor, Kelompok Berkah Bersama di Desa Pugaan menerima 10.000 ekor, Kelompok Haruan Borneo Jirak di Desa Jirak, Kecamatan Pugaan mendapat 30.000 ekor, Kelompok Mina Harapan di Desa Masingai, Kecamatan Upau menerima 12.000 ekor, serta Kelompok Sumber Rezki Pampanan di Desa Pampanan, Kecamatan Pugaan memperoleh 6.000 ekor.
Agus menjelaskan, jenis ikan lele dipilih karena memiliki permintaan pasar yang tinggi, seiring berkembangnya pusat kuliner dan rumah makan di Tabalong.
Selain lele, DKP3 juga berencana menyalurkan bantuan benih ikan patin, nila, dan haruan kepada para pembudidaya.
"Bibit yang kita distribusikan hari ini sebanyak 100 ribu ekor yang tersebar di enam kelompok pembudidaya ikan di Tabalong. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi perikanan sekaligus memperkaya komoditas ikan yang dibudidayakan di Tabalong. Dengan bantuan ini kami memprediksi hasil produksinya mampu mencapai sekitar 20 ton," ujar Agus, Selasa (30/06/2026).