WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Terus mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polres Tabalong melalui Bhabinkamtibmas Desa Muang, melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pakan hibrida di Desa Muang, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (25/06/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan dan monitoring, yang dilakukan kepolisian terhadap program pertanian yang tengah dikembangkan masyarakat di wilayah Kecamatan Jaro.

Pengecekan dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Muang, Aiptu Jamil Ripani, mewakili Kapolsek Jaro Iptu Agus Suprianto. Dalam kegiatan itu, ia meninjau kondisi tanaman jagung pakan hibrida milik H Sarbani, yang ditanam di lahan seluas satu hektare.

Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung tersebut telah berumur sekitar 14 minggu sejak ditanam pada 19 Maret 2026. Tanaman diperkirakan memasuki masa panen pada Juli 2026 mendatang, meskipun estimasi hasil panen masih belum dapat dipastikan.

Lahan pertanian tersebut menggunakan pola tanam monokultur, dengan sumber pengairan yang mengandalkan tadah hujan dan sumur. Adapun status lahan merupakan milik pribadi, yang dikelola dengan dukungan tenaga kerja dari kelompok tani setempat.

Meski pertumbuhan tanaman terpantau cukup baik, petani masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya ketergantungan terhadap curah hujan, yang membuat keberhasilan budidaya sangat dipengaruhi kondisi cuaca.

Baca Juga: Penilaian PAAREDI di Mantewe Tanah Bumbu Dimeriahkan Perpustakaan Keliling

Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Laut Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Tuntung Pandang

Selain itu, petani juga harus melakukan pengawasan intensif terhadap potensi serangan hama dan penyakit tanaman, seperti ulat grayak (Spodoptera frugiperda), penyakit bulai, hawar daun, busuk batang, hingga busuk tongkol, yang dapat menurunkan kualitas maupun kuantitas hasil panen.

Program penanaman jagung pakan hibrida tersebut, merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan yang terus didorong pemerintah. Proses pengolahan lahan dilakukan menggunakan traktor, untuk meningkatkan efisiensi penggarapan.