WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong mendorong masyarakat untuk mulai membudidayakan melon golden. Komoditas hortikultura ini dinilai memiliki prospek yang menjanjikan karena memiliki nilai jual tinggi serta relatif mudah dibudidayakan.
Kepala UPT Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Hikun DKP3 Tabalong, Yana Mulyana, mengatakan melon golden memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan varietas melon lainnya.
“Selain memiliki rasa yang manis dan tekstur daging buah yang renyah, buah ini juga memiliki kulit berwarna kuning cerah yang menarik minat konsumen,” tutur Yana, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat melon golden memiliki harga jual yang cukup tinggi di pasaran, yakni berkisar Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per kilogram.
Yana menjelaskan, tanaman melon golden juga memiliki masa tanam yang relatif singkat. Dengan teknik budidaya yang tepat, tanaman ini sudah dapat dipanen dalam waktu sekitar 50 hari setelah tanam.
Baca Juga Dua Pencuri Batu Bara Ditangkap Personel Polres Banjar
BACA JUGA: Penemuan Mayat di Intan Sari Banjarbaru, Ditemukan Tergeletak Dalam Rumah
Ia menambahkan, budidaya melon golden dapat dilakukan di lahan terbuka maupun menggunakan sistem greenhouse untuk menghasilkan buah dengan kualitas yang lebih baik.
Dalam perawatannya, tanaman memerlukan pemupukan secara bertahap sesuai fase pertumbuhan. Pupuk NPK diberikan setiap dua minggu sekali, kemudian dilanjutkan dengan pupuk MKP saat tanaman berumur sekitar satu bulan.







