Merasa Relate dengan Kasus Yuvita, Aurelie Moeremans Sampaikan Pesan ini ke Para Korban Toxic Relationship
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kasus penyekapan Yuvita Tri Rezeki atau Yuvi alias YTR oleh kekasihnya, Taufik Hidayat yang kini viral mendapat perhatian aktris Aurelie Moeremans.
Ia merasa kasihan dengan Yuvita karena pernah mengalami hal serupa juga di masa lalu, yaitu dipikat oleh lelaki hingga terjebak ke dalam hubungan yang tidak sehat atau toxic relationship.
Ia menonton podcast tentang kasus Yuvita ini hingga membuatnya tak bisa tidur, terlebih lagi ketika membaca komentar-komentar warganet yang mengatakan Yuvita diduga bucin dengan pelaku dan menyayangkan usia korban yang sudah dewasa namun masih bisa terperdaya oleh bujuk rayu pelaku.
Aurelie mengaku tak setuju dengan komentar-komentar ini sebab pernah juga mengalami hal serupa dengan Yuvita, dimana menurutnya korban hubungan seperti ini tidak bisa disebut bucin dan ini bisa menimpa siapa saja baik yang sudah dewasa atau belum.
"Aku tu relate banget sama Yuvita karena polanya mirip banget, yaitu awalnya pelaku baik, korban diisolasi dari keluarganya, terus si korban terlihat sering memberontak dan berbohong. Kesannya kayak memang si korban yang maunya begitu. Dipaksa bertato, duitnya dikuras dan akhirnya dikasari. Itu sih bukan bucin, itu kontrol," katanya.
Ia mengingat lagi pengalaman kelamnya saat dulu terjebak hubungan serupa dengan yang dialami Yuvita, ia mengaku bersyukur kini telah berhasil lepas dari lelaki tersebut.
Ia mengaku bersukur juga karena saat itu memiliki orang yang selalu perhatian dan mendampinginya hingga ia berhasil keluar dari masalah itu.
"Kalau nggak begitu, aku nggak tahu bakal selamat atau nggak, nggak tahu bakal masih hidup atau nggak. Itu sih yang bikin aku sedih di kasus Yuvita. 3 tahun lho! Walau kakak-kakaknya sempat berusaha namun akhirnya menyerah karena berpikir itu Yuvitanya yang mau, jadi dia akhirnya 3 tahun sendirian sama orang itu," katanya.